JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Awas, Ini 5 Kecamatan di Karanganyar Yang Masuk Zona Merah Narkoba dan Obat-obatan Terlarang. Sebagian Besar Kasus Berasal dari Wilayah Ini!

narkoba
ilustrasi
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
narkoba
ilustrasi

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lima wilayah di Kabupaten Karanganyar, mendapat perhatian khusus karena masuk zona merah peredaran narkotika dan obat-obatan.

Kelima wilayah tersebut, masing-masing, kecamatan Colomadu yang berbatasan langsung dengan kota Solo, Kecamatan Kebakkramat, Kecamatan Jaten dan Kecamatan Jenawi, yang berbatasan dengan kabupaten Sragen, serta Kecamatan Gondangrejo.

Hal tersebut dikatakan sekretaris II P4GN Karanganyar, Hendro Prayitno,kepada wartawan Rabu (10/06/2020). Menurut Hendro, dari berbagai kasus yang berhasil diungkap, sebagaian besar berasal dari wilayah ini.

Ia menjelaskan, saat ini, peredaran narkotika dan obat-obatan, menyasar kepada usia produktif dan generasi muda.

Baca Juga :  Satu Polisi Positif Covid-19, Kantor Samsat Karanganyar Masih Buka Seperti Biasa. Pihak Samsat dan Polres Enggan Komentar

“Masyarakat yang kini sedang mencegah penularan virus Covid-19, tidak boleh lengah dengan ancaman narkotika dan obat-obatan serta minuman keras. Dua hal tersebut sama-sama mengancam kelangsungan hidup berbagai generasi,” paparnya.

Atas kondisi itu, ia pun meminta kepada seluruh masyarakat, segera menyampaikan kepada aparat penegak hukum, jika menemukan adanya penyalahgunaan dan peredaran  narkotika  dan obat-obatan ini.

“Peredaran narkotika dan obat-obatan ini, sudah sampai kepada tingkat yang cukup mengkhawatirkan. Untuk itu, kami tetap melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat, terutama kalangan generasi muda,” tegasnya.

Baca Juga :  Mendadak Pindah dari Penggali Tanah ke Pendorong Angkong, Triyanto Selamat dari Musibah Longsor Kemuning

Ditambahkannya, berdasarkan data dari satuan narkotika dan obat-obatan Polres Karanganyar, sampai saat ini, ada  22 kasus yang ditangani. Dari 22 kasus tersebut, 14 kasus narkotika, 2 kasus psikotropika dan penyalahgunaan obat  ada 6 kasus.

“Para orang tua, kami harapkan untuk tetap mengawasi dan memperhatikan pergaulan putra-putri mereka. Jangan sampai terjebak dan kecanduan narkotika dan obat-obatan,” tandasnya. Wardoyo