JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Diduga Keracunan Makanan Hidangan Hajatan, Belasan Warga Grobogan Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas Kepolisian dari Polsek Grobogan dan Polres Grobogan tengah menghimpun data dengan meminta keterangan warga untuk mencari penyebab belasan warga di Desa Getasrejo dilarikan ke rumah sakit dengan gejala perut mual, muntah-muntah, badan lemas hingga kepala pusing. Foto : Istimewa
Petugas Kepolisian dari Polsek Grobogan dan Polres Grobogan tengah menghimpun data dengan meminta keterangan warga untuk mencari penyebab belasan warga di Desa Getasrejo dilarikan ke rumah sakit dengan gejala perut mual, muntah-muntah, badan lemas hingga kepala pusing. Foto : Istimewa

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sedikitnya 14 orang warga RT 06/ RW 02 Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, beruntun jatuh sakit. Diduga insiden ini akibat keracunan makanan hidangan hajatan syukuran kelahiran bayi yang digelar oleh warga setempat, Rabu (10/6/2020) sore.

Data yang dihimpun, hajatan tersebut menghadirkan sekitar 40 warga. Tidak lama kemudian, pada Rabu malam sejumlah warga yang jatuh sakit mengeluh perut mual, diare, muntah-muntah, badannya lemas hingga kepala pusing. Akibat mengalami permasalahan kesehatan dengan gejala serupa menjalani perawatan di Puskesmas Grobogan serta rumah sakit terdekat.

Puncaknya, pada Kamis (11/6/2020) petang belasan warga yang mengalami permasalahan kesehatan dengan gejala tersebut terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Kota Purwodadi. Warga yang sakit dievakuasi dengan mobil ambulance Desa Siaga Tegalrejo, Puskesmas Grobogan serta PMI Grobogan menuju Rumah Sakit Islam (RSI) Purwodadi.

Baca Juga :  Pria Usia 50 Tahun Kejang-kejang dan Muntah Darah di Halte Bus Trans Semarang, Meninggal Tak Lama Usai Dibawa ke Rumah Sakit

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Grobogan Ajun Komisaris Polisi Eko Bambang saat dikonfirmasi JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (12/6/2020) pagi, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

“Ya benar, data sudah kami laporkan ke Polres Grobogan tadi malam,” terang Kapolsek Eko.

Lebih lanjut, AKP Eko menyebut, penyebab insiden sejumlah warga yang mengalami jatuh sakit diduga kuat akibat keracunan hidangan hajatan syukuran kelahiran bayi.

Baca Juga :  Panti Asuhan Ar-Rahman Berawal dari Bismillah dan Alhamdulilah

“Sejumlah warga yang jatuh sakit dengan gejala perut mual, muntah-muntah, badan lemas hingga kepala pusing sebelumnya telah menjalani perawatan mulai Rabu malam. Pada Kamis malam lagi (warga menjalani perawatan di rumah sakit,” terang AKP Eko.
“Diduga kuat penyebabnya keracunan makanan syukuran bayi. Namun, kami masih mendalaminya,” sambung dia.

Lebih lanjut, AKP Eko menjelaskan lebih detail, belasan warga Desa Getasrejo yang jatuh sakit diduga mengalami keracunan setelah menyantap hidangan hajatan, yakni urap yang berbahan dari daun singkong.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Kami masih mendalami penyebab terjadinya peristiwa ini,” pungkas dia. Satria Utama