JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Ikut Gerakan Pati Peduli, Mahasiwa UNS Bagikan Nasi Bungkus

Mahasiswa Univeritas Sebelas Maret (UNS) Solo ikut andil dalam gerakan berbagi nasi bungkus yang diadakan oleh komunitas Pati Peduli pada Minggu (21/6/2020) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Humas UNS

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM  Mahasiswa Univeritas Sebelas Maret (UNS) Solo ikut andil dalam gerakan berbagi nasi bungkus yang diadakan oleh komunitas Pati Peduli pada Minggu (21/6/2020) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Komunitas Pati Peduli terdiri dari pemuda mulai usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga usia 27 tahun. Komunitas ini mengajak pemuda Pati untuk berempati dan peduli pada sekitar.

Salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) UNS, Irfan Nur Ikhsan mengatakan, sasaran dari program berbagi nasi adalah pekerja harian yang diutamakan sudah berusia lanjut seperti pemulung, pedagang kecil, pedagang keliling, petugas sampah, tukang becak, dan orang-orang terlantar yang berada di wilayah Kabupaten Pati. Irfan tak sendirian, bersama 17 tim nya, ia membagikan 85 bungkus nasi.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong di Jalan Menurun, Truk Seruduk Warung yang sedang Ramai Orang di Mojosongo Solo. Tembok Bergetar, Pemilik Warung Berteriak dan Pembeli Berhamburan

Irfan mengaku, ia merasa senang ketika dapat membantu orang lain dan mengenal orang-orang yang kurang mampu. Dengan begitu, rasa empatinya menjadi lebih terasah.

“Terkadang ditolak beberapa orang yang mau dikasih karena dicurigai negatif. Apalagi pas masa pandemi, ditakutkan makanannya gak steril,” terangnya.

Baca Juga :  Partai Gelora Dukung Gibran dan Bobby di Pilkada 2020, Anis Matta: Dinamika di Daerah

Kegiatan berbagi nasi bungkus sudah terprogram selama 1 bulan sekali. Terdapat beberapa kegiatan yang berbeda pada setiap bulannya. Untuk kegiatan berbagi nasi bungkus, sudah berlangsung semenjak 5 tahun yang lalu yakni pada tahun 2015.

Menurut Irfan, membagikan makanan dapat melatih empati seseorang.

“Teruntuk yang membagikan makanan bisa melatih empati kita dalam kehidupan sehingga kita bisa lebih peka dan tergerak membantu permasalahan yang ada semampu kita. Tentunya, ladang pahala dan ketemu orang-orang sefrekuensi di bidang sosial,” ujar Irfan. Prihatsari