JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Baik, 5 Pasien Positif Covid-19 Sragen Kembali Dinyatakan Sembuh. Sore Ini Dipulangkan, Sebagian dari Kecamatan Tanon Klaster Pasar Kobong

Dr Hargiyanto. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Dr Hargiyanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar baik berembus di tengah penanganan kasus corona virus atau covid-19 di Sragen. Minggu (28/6/2020) hari ini, sebanyak lima pasien positif kembali dinyatakan berhasil sembuh.

Mereka semuanya laki-laki dan sebagian berasal dari Kecamatan Tanon dan Sidoharjo. Kelima pasien positif itu dinyatakan sembuh setelah dua kali swab test terakhir menunjukkan hasil negatif.

Kepala dinas kesehatan kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto mengatakan ada lima pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang Minggu (28/6/2020) sore ini.

Baca Juga :  Merasa Ditinggal Soal Kompensasi, 4 Warga Kedungwaduk Sragen Protes Pendirian Tower Smartfren. Pemdes Sebut 16 Warga Sudah Sepakat, Hanya Satu Yang Belum Mau

Mereka semuanya akan dipulangkan dari tempatnya dirawat di Isolasi Pemkab Sragen di Technopark Sragen.

“Ada lima pasien sembuh hari ini. Kita akan lepas kepulangan mereka jam 15.30 WIB nanti,” papar Kepala DKK Sragen, Hargiyanto, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (28/6/2020).

Hargiyanto menguraikan mereka dibolehkan pulang setelah hasil dua kali tes swab terakhir menunjukkan tanda negatif.

Meski sudah sembuh, yang bersangkutan diharuskan menjalani karantina mandiri lagi selama 14 hari ke depan setiba di rumah.

Baca Juga :  Satu Polisi Asal Sragen Dilaporkan Positif Terpapar Covid-19. Bertugas di Kantor Samsat Karanganyar

Koordinator Poldes Masaran Unit Sidoharjo, Alfian Rendi Prasetya mengatakan satu dari lima pasien sembuh itu berasal dari wilayah Sidoharjo.

“Ini saya juga persiapan untuk menjemput,” paparnya.

Senada, Satgas Covid-19 Desa Tanon, Dawam juga mengatakan dari lima orang yang sembuh, ada satu warganya yang juga akan dipulangkan hari ini. Pasien itu berinisial S merupakan kuli panggul yang tertular dari klaster pasar kobong Semarang.

“Saya juga sedang persiapan untuk menjemput mereka ke Technopark,” tuturnya. Wardoyo