JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kapan Tempat Wisata Seperti Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Dibuka Kembali? Begini Jawaban Bupati Joko Sutopo

Upacara 17 Augustus di Puncak Joglo dengan latar belakang Waduk Gajah Mungkur.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Upacara 17 Augustus di Puncak Joglo dengan latar belakang Waduk Gajah Mungkur.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejak pandemi COVID-19 melanda, semua tempat wisata di Kabupaten Wonogiri ditutup total. Pemkab setempat hingga kini belum akan membuka kembali kendati sejumlah daerah bersiap melakukannya.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menegaskan, pihaknya belum akan membuka destinasi-destinasi wisata yang ada. Pasalnya dikhawatirkan bisa membuat penularan baru bahkan timbul klaster baru tempat wisata.

Menurut pria yang lebih akrab disapa Jekek ini, pihaknya tidak mempermasalahkan akan kehilangan pendapatan dari sektor wisata. Hal itu sudah menjadi konsekuensi logis kebijakan penutupan.

Baca Juga :  Keren Slur, Staimas Wonogiri Raih Akreditasi Baik Dari BAN PT

“Yang paling utama adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat,” jelas dia, Jumat (5/6/2020).

Namun jika kelak tempat wisata bisa dibuka, harus tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan tetap diberlakukan. Misalnya semua harus menggunakan masker dan jaga jarak. Pengunjung juga dibatasi, tidak boleh melebihi 50 persen dan harus ada tempat cuci tangan.

Sementara informasi dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri, penutupan tempat wisata sejak 16 Maret lalu. Tempat wisata yang dikelola Pemkab ataupun BUMDes dan kelompok sadar wisata belum bisa dibuka.

Baca Juga :  Kabar Duka dari Pracimantoro, Pasien Positif Corona Asal Kecamatan Pracimantoro Wonogiri Meninggal Dunia

Khusus tempat wisata yang dikelola oleh pemkab yaitu Waduk Gajah Mungkur, Kahyangan, Kawasan Museum Karst, Wisata Setren Girimanik, Pantai Sembukan dan Goa Putri Kencana, kunjungan tahun lalu sebanyak 483.885 orang. Untuk pengunjung di triwulan pertama tahun ini hanya ada 62.154. Aria