JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Peluang Investasi Optimal di PermataBank di Era Pandemi Corona

Ilustrasi / dok PermataBank
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Era new normal di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) mendorong penyesuaian baru dalam berbagai aktivitas, tak terkecuali dalam hal berinvestasi.

Memanfaatkan momentum kondisi pasar saat ini, PermataBank menawarkan solusi untuk memanfaatkan potensi berinvestasi melalui produkWealth management.

“Kami menawarkan solusi dalam bentuk Reksadana dan Obligasi Negara Ritel (ORI),” ujar Djumariah Tenteram, Direktur Retail Banking PermataBank, sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Menurut Djumariah, data riset PermataBank untuk kepemilikan asing pasar obligasi, total dana yang keluar dari pasar obligasi Indonesia mencapai Rp 140 triliun.

Djumariah menjelaskan, kondisi pasar saham dan pasar obligasi saat ini adalah momentum yang tepat untuk melakukan diversifikasi investasi lebih besar pada pasar saham dan obligasi Indonesia, terutama Reksadana dan ORI017.

Baca Juga :  Program Waktu Indonesia Berinvestasi Alias WIB dari BEI Efektif Dongkrak Investor Saham

PermataBank, jelas Djumariah, mendukung inisiatif pemerintah yang telah membuka penawaran ORI017 dengan memudahkan para nasabah melakukan transaksi investasi dengan PermataMobile X dan PermataNet.

“Kami juga menawarkan cashback sampai Rp 3 juta untuk setiap pembelian ORI017 melalui PermataNet dan potongan 50% untuk biaya pembelian reksadana melalui PermataMobile X tersebut,” ujarnya.

Diketahui, pemerintah telah membuka masa penawaran ORI seri ORI017 tanggal 15 Juni 2020. Hal itu membuka momentum bagi masyarakat sebagai investor untuk memiliki surat utang pemerintah dari 15 Juni sampai 9 Juli 2020.

Djumariah menjelaskan, nilai lebih dari ORI017 adalah imbal hasil tetap sebesar 6,4% gross per tahun dan memiliki potongan Pajak Penghasilan (PPh)final sebesar 15%, lebih kecil dari potongan PPh final untuk bunga deposito dan tabungan sebesar 20%.

Baca Juga :  Ekosistem Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja Jamin Fleksibilitas Investor

Selain itu, lanjut Djumariah, investor ORI017 juga bisa mendapatkan potensi keuntungan capital gain dari apresiasi harga dengan cara menjual kepemilikan obligasinya di pasar sekunder.

Bagi nasabah yang tertarik berinvestasi dengan risiko minimal dan hasil imbal optimal, menurut Djumadiah, PermataBank memberikan kenyamanan bertransaksi Reksadana melalui digital (PermataMobile X dan PermataNet).

Djumariah menjabarkan, reksadana memuat beberapa instrumen investasi seperti deposito, obligasi dan saham dalam satu portfolio. Hasilnya pun tidak dikenai potongan pajak karena bukan termasuk objek pajak.

“Sejalan dengan visi kami untuk menjadi Bank pilihan bagi nasabah, kami akan selalu meyediakan layanan yang simple, fast dan reliable terutama dalam berinvestasi,” tutup Djumariah. suhamdani