JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tambah Lagi, Satu Pedagang asal Masaran Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Riwayat Baru Pulang dari Jakarta, Total Jadi 35 Kasus Positif

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Situasi corona virus atau covid-19 di Kabupaten Sragen, kembali diwarnai tambahan kasus positif.

Hari ini Kamis (4/6/2020), satu warga kembali dinyatakan positif terpapar covid-19 atay corona virus. Pasien positif baru itu diketahui berasal dari Desa Pringanom, Kecamatan Masaran.

Pasien itu berjenis kelamin laki-laki dengan usia 48 tahun berinisial S. Dia tercatat masih kerabat dengan satu pasien asal Pringanom, Masaran yang sebelumnya sudah dinyatakan positif beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Kabar Duka, Mubaligh Muda Habib M Asal Sragen Kota Positif Terpapar Covid-19. Awalnya Gejala Batuk, Memburuk Lalu Dirujuk ke RSUD Moewardi Solo, Sumber Penularannya Masih Misteri

“Yang bersangkutan masih kerabat dengan pasien positif dari desa yang sama. Hasil swab test, menunjukkan tanda positif,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, Kamis (4/6/2020).

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto menguraikan tambahan satu kasus positif asal Masaran itu diketahui berprofesi sebagai pedagang.

Yang bersangkutan juga sama-sama punya riwayat pulang dari Jakarta bersama saudaranya yang dinyatakan positif beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Ponpes Ustadz Habib MA di Tangkil Sragen Masih Ditutup, 10 Santri dan Anaknya Isolasi Mandiri. Total 121 Orang Terlacak Kontak Erat dan Jalani Swab

“Profesinya sama-sama pedagang,” terangnya.

Hargiyanto menambahkan pasien tersebut sebelumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG). Saat ini yang bersangkutan dirawat di Gedung SMS Sragen.

Dengan tambahan satu kasus positif, maka secara akumulatif, total kasus positif di Sragen hingga hari ini tercatat sebanyak 35 kasus. Dari jumlah itu, 27 orang dinyatakan sembuh, 7 masih dirawat dan satu meninggal dunia. Wardoyo