JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tambah Lagi, Satu Warga Tanon Sragen Positif Covid-19. Tertular dari Klaster Pasar Kobong Semarang, Jadi Kasus Kedua di Tanon, Total 36 Kasus Positif di Sragen

Ilustrasi warga rapid test covid-19 di Kalikobok, Tanon, Sragen, Selasa (2/6/2020). Foto/Wardoyo
Ilustrasi warga rapid test covid-19 di Kalikobok, Tanon, Sragen, Selasa (2/6/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus covid-19 kembali menunjukkan ancaman di tengah wacana Pemkab menerapkan new normal atau kenormalan baru.

Satu lagi warga dinyatakan positif terpapar covid-19, Minggu (7/6/2020). Pasien baru itu diketahui berasal dari Desa Tanon, Kecamatan Tanon, Sragen.

Dia berjenis kelamin laki-laki berusia 58 tahun berinisial S. Yang bersangkutan diketahui berprofesi sebagai kuli panggul atau manol di Pasar Kobong Semarang.

“Hari ini tambah satu lagi positif covid-19. Dari Kecamatan Tanon, laki-laki, usia 58 tahun, dari klaster Pasar Kobong,” papar Kepala DKK Sragen, Hargiyanto, Minggu (7/6/2020).

Baca Juga :  Buntut Aksi Boikot Media Saat Penetapan Paslon Pilkada Sragen, Mantan Komisioner Rame-Rame Soroti Kinerja KPU. Roso Khawatir Kepercayaan Publik Memburuk, Budi Sebut Bikin Malu Sragen!

Hargiyanto menguraikan, pasien tersebut diduga tertular dari temannya sesama kuli panggul asal Desa Kalikobok, Tanon berinisial T (59) yang dinyatakan positif, Selasa (2/6/2020).

S dinyatakan positif setelah hasil swab yang keluar hari ini, menunjukkan tanda positif terpapar covid-19.

Saat ini, S dirawat di Rumah Sakit Darurat Teknopark Sragen. Dengan tambahan satu pasien itu, maka sejauh ini di Tanon sudah ada dua kasus positif covid-19.

S sebelumnya sudah dinyatakan positif saat rapid test pada Selasa (2/6/2020). Dia dirapid test bersama lima tetangganya sesama kuli panggul Pasar Kobong karena selama ini diketahui bekerja satu lokasi di pasar itu dengan T, asal Kalikobok.

Baca Juga :  Nunung Diisukan Positif Covid-19 dan Dirawat di Wisma Atlet, Ini Kata Adik: Memang Sedang Sakit

Sedangkan satu rekan S, yakni TO asal Desa Tanon, yang sebelumnya juga positif rapid test, lolos setelah hasil swab menunjukkan tanda negatif.

Dengan tambahan satu kasus positif asal Tanon itu, total di Sragen ada 36 kasus positif. Dari jumlah itu, 27 orang dinyatakan sembuh, 7 dirawat dan satu meninggal dunia. Wardoyo