
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi positif hasil survei Soloraya Poling yang menunjukkan keunggulan elektabilitasnya dibandingkan Achmad Purnomo. Dirinya mengaku akan menjadikan hasil survei tersebut sebagai penyemangat langkahnya ke depan.
Gibran juga berterimakasih kepada masyarakat Solo yang turut berpartisipasi dalam poling tersebut.
“Matur nuwun sanget (terimakasih sekali) untuk masyarakat Kota Solo yang telah memberikan penilaian dalam survei ini. Hasil survei ini akan saya jadikan pemompa semangat untuk lebih giat lagi khususnya dalam membantu warga solo yang terdampak pandemi covid-19,” tuturnya, Rabu (24/6/2020).
Di sisi lain, Gibran menekankan bahwa saat ini dirinya masih menunggu kepastian terkait rekomendasi calon wali kota Solo yang belum turun juga dari DPP PDIP. Namun demikian, dirinya yakin rekomendasi tersebut akan jatuh pada calon yang tepat.
“Jadi bukan karena ini, karena itu. Pasti ada angka-angkanya. Yang dipilih pasti yang terbaik. Pasti sesuai survei elektabilitasnya berapa,” urainya.
Lain halnya dengan Gibran Rakabuming Raka, bakal calon wali kota usungan DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo enggan menanggapi lebih jauh hasil survei tersebut. Dirinya juga tidak akan membuat survei tandingan untuk menunjukkan angka elektabilitasnya.
“Ndak perlu itu. Saya percaya saja dengan kerja partai. Dan yang lebih penting, saya dicalonkan sesuai dengan jalur,” tukasnya.
Sebelumnya, sebuah survei menunjukkan hasil elektabilitas bakal calon wali kota Solo Gibran Rakabuming Raka lebih unggul dibandingkan dengan bakal calon wali kota usungan PDIP Solo, Achmad Purnomo. Tercatat elektabilitas Gibran berada di angka 55 persen, sedangkan Purnomo di angka 36 persen.
Pemimpin Soloraya Poling, dr Suwardi yang merupakan Dosen pasca sarjana Universitas Slamet Riyadi Solo, mengungkapkan, elektabilitas Gibran naik seiring dengan gerakan masifnya terjun ke masyarakat secara langsung saat pandemi Corona.
“Sedangkan Achmad Purnomo dinilai tidak bekerja. Selain itu, manuver politik Purnomo dengan niat mundurnya dari ajang Pilkada namun tidak jadi, memberikan efek negatif,” ujarnya, Selasa (23/6/2020). Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














