JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Alhamdulillah, Hasil Swab Pertama 10 Pasien Positif Covid-19 Tersisa di Sragen Sudah Negatif. Bupati Yuni Isyaratkan Kabar Baik Ini!

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar baik berembus di tengah upaya keras Pemkab menangani covid-19.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengisyaratkan Sragen segera menatap zona hijau alias aman dari covid.

Hal itu menyusul tren terkini jumlah kasus pasien positif covid-19 Sragen yang terus bersembuhan. Dari 50 kasus positif, saat ini yang makin menurun dan tinggal 10 orang saja.

Indikasi lainnya adalah jumlah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), tidak bertambah dalam kurun waktu tertentu.

“Saat ini Sragen masih zona kuning tetapi kami menuju zona hijau karena rasio transmisi lokal yang semakin menurun,” kata Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, ketika ditemui wartawan kemarin.

Baca Juga :  Tambah Lagi, 2 Warga Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19 dan 9 Warga Suspek Baru. Berasal dari Masaran dan Gondang, Total Sudah 88 Kasus Positif

Dari 50 kasus positif Covid 19, bupati menyebut hanya ada delapan yang merupakan transmisi lokal. Menurutnya saat ini masih tersisa 10 orang yang positif Covid 19 masih dirawat di Technopark dan rumah sakit.

Tujuh orang diantaranya Orang Tanpa Gejala (OTG) serta termasuk satu warga Kota Ternate, Maluku Utara yang dirawat.

Bupati memastikan mereka semuanya sudah melewati test swab evaluasi pertama dengan hasil negatif.

Baca Juga :  Sopir Minibus Jurusan Sukodono-Sragen Meninggal Positif Terpapar Covid-19. Sempat Dirawat di RS UNS Solo, Riwayat Penularan Masih Misteri

Diharapkan hasil test swab evaluasi kedua bisa negatif lagi sehingga 10 pasien itu bisa dinyatakan sembuh.

“Kalau tujuh orang yang masih dirawat nanti hasi test swab kedua negatif, maka Sragen bisa segera masuk zona hijau,” kata Yuni panggilan akrabnya.

Menurut Yuni, meski sudah memasuki new normal atau kenormalan baru, pihaknya berharap masyarakat tetap harus menaati protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Yakni dengan menjaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan membiasakan pola hidup sehat dan bersih. Wardoyo