JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Bedanya Ibadah Haji di Tengah Pandemi Corona, Jemaah Lakukan Tawaf dengan Tetap Menjaga Jarak

Tangkapan layar video suasana Tawaf di Mekkah dalam rangkaian ibadah haji tahun ini yang memberlakukan social distancing. Foto: Twitter/@hsharifain
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

MEKKAH, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemandangan berbeda tampak dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini di Mekkah. Tak ada keramaian jemaah dan protokol kesehatan diawasi dengan ketat.

Salah satu pemandangan yang berbeda dengan ibadah haji tahun-tahun sebelumnya yakni saat para jemaah melangsungkan Tawaf di sekeliling Kabah dengan tetap memberlakukan social distancing atau jaga jarak.

Biasanya, ribuan jemaah dari berbagai negara akan berkumpul dalam satu tempat untuk melaksanakan Tawaf. Namun tahun ini, hal tersebut tak lagi terjadi.

Pemerintah Arab Saudi telah memberlakukan pembatasan jumlah jemaah haji berkaitan dengan situasi pandemi Corona saat ini. Hanya sekitar 10.000 orang yang sudah tinggal di Arab Saudi yang dapat melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Dengan adanya pembatasan jumlah jemaah, pelataran Kabah terlihat lebih lengang. Para jemaah juga diwajibkan untuk selalu menjaga jarak satu sama lain.

Baca Juga :  Ledakan Dahsyat Lukai Ribuan Orang di Beirut, Video Detik-detik Kejadian Bertebaran di Media Sosial

Suasana Tawaf yang tak biasa itu sempat terekam kamera dan dibagikan melalui media sosial Twitter.

“Pemandangan indah dan bersejarah dari Mataf saat Hujjaj berkeliling di sekitar Kabah, melakukan Tawaf Al Qudum yang berpegang pada jarak sosial,” tulis pemilik akun @hsharifain, dikutip Kamis (30/7/2020).

Selain diminta menjaga jarak, para jemaah juga diwajibkan mengenakan masker selama melakukan rangkaian ibadah haji yang diselesaikan dalam lima hari di Kota Suci Mekkah dan sekitarnya di Arab Saudi.

Mereka yang dipilih untuk ambil bagian dalam haji dikenakan pemeriksaan suhu tubuh, dan ditempatkan di karantina ketika menuju Mekkah pada akhir pekan.

Baca Juga :  WHO: Pandemi Virus Corona Bakal Berlangsung Puluhan Tahun

Media pemerintah menunjuk petugas kesehatan membersihkan bagasi mereka, dan beberapa jemaah melaporkan diberi gelang elektronik untuk memungkinkan pihak berwenang memantau keberadaan mereka.

Para pekerja memegangi sapu dan desinfektan, terlihat membersihkan area di sekitar Kabah.

Pihak berwenang haji menutup Kabah tahun ini, mengatakan jemaah tidak akan diizinkan untuk menyentuhnya, untuk membatasi kemungkinan penyebaran virus Corona.

Mereka juga melaporkan mendirikan beberapa fasilitas kesehatan, klinik keliling dan menyiapkan ambulans untuk melayani para jemaah haji.

Tahun ini, pers atau media asing juga dilarang untuk ikut serta dalam ibadah haji, di mana biasanya menjadi acara media global yang besar, lantaran pemerintah memperketat akses ke Mekkah.

“Tidak ada kekhawatiran terkait keamanan dalam ibadah ini, tetapi (pengurangan) adalah untuk melindungi jemaah dari bahaya pandemi,” kata Khalid bin Qarar Al Harbi, direktur keamanan publik Arab Saudi. Liputan 6