JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Berstatus PDP Corona, Kakek 69 Tahun asal Tanon Sragen Meninggal Dunia. Total Sudah 27 Warga Meninggal Terkait Covid-19

Ilustrasi proses pemakaman protokol covid-19. Foto/Humas Polda
Ilustrasi proses pemakaman protokol covid-19. Foto/Humas Polda

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka kembali menghampiri di tengah meningkatnya kasus corona covid-19 di Sragen.

Satu warga kembali meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) corona atau covid-19.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki berasal dari Dukuh Geneng, Desa Tanon, Kecamatan Tanon. Almarhum diketahui berinisial K dan berusia sekitar 69 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto mengatakan kakek berinisial K itu meninggal di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen pada Jumat (17/7/2020).

Almarhum meninggal dengan status PDP dan sempat menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

“Iya benar, ada satu PDP yang meninggal dunia. Laki-laki, usia 69 tahun dari Geneng Tanon,” papar Hargiyanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (17/7/2020).

Baca Juga :  Insiden Viral Ratusan Pelamar Berdesakan Sampai Terinjak-Injak di Pabrik Boneka Masaran Sragen, Dinas Sesalkan Manajemen Tak Koordinasi Dulu

Ia menguraikan pasien tersebut memiliki riwayat penyakit paru-paru. Karena berstatus PDP, proses pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19.

Yakni jenazah langsung dimakamkan tanpa disemayamkan di rumah duka. Kemudian pemakaman dilakukan oleh petugas medis dengan mengenakan APD lengkap.

Sementara, dengan meninggalnya satu PDP asal Tanon ini, maka menambah panjang daftar pasien meninggal terkait covid-19 di Sragen. Ia menjadi pasien PDP kedua asal Tanon yang meninggal dunia.

Sementara, hingga Jumat (17/7/2020) tercatat total ada 27 orang warga meninggal dunia terkait covid-19 di Sragen.

Baca Juga :  Astagfirullah, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Sudah Mencapai 80 Orang. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 414, Suspek 1.867

Rinciannya, satu pasien positif dari Ngarum Ngrampal, satu pasien positif dan sembuh asal Sribit Sidoharjo, 23 PDP, satu ODP dan satu PP.

Sebanyak 23 PDP itu masing-masing dua dari Sragen Kota, satu dari Tenggak Sidoharjo, satu dari Celep Kedawung, tiga dari Mondokan, dua dari Sambirejo, satu dari Sambungmacan, satu dari Hadiluwih Sumberlawang.

Kemudian empat lagi PDP asal Kecamatan Kedawung, satu dari Ketro Tanon, satu dari Geneng Tanon, dua dari Karangmalang dan satu dari Gemolong.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang. Wardoyo