JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Buntut Pedagang Harjodaksino Meninggal karena Covid-19, Disdag Solo Targetkan Tes Swab 200 Orang

Ilustrasi swab test di laboratorium. Pexels

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ratusan pedagang Pasar Harjodaksino, Danukusuman, Solo akan menjalani tes swab. Tes swab dilakukan menyusul salah satu pedagang di pasar tersebut meninggal dunia setelah dinyatakan positif covid-19.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Heru Sunardi mengatakan, tes swab akan dilakukan secara bertahap dan dilaksanakan pada 200an pedagang.

Baca Juga :  Warga Solo Positif Corona Tambah 15, Ada Bayi Nakes Hingga Lansia, Kini Total 548 Kasus

“Targetnya 200 pedagang kita swab. Khususnya prioritas di sekitaran kemarin yang positif meninggal,” urainya, Rabu (15/7/2020).

Menurut Heru, biaya tes swab para pedagang tersebut sepenuhnya ditanggung oleh perbankan pemberi program corporate social responsibility (CSR).

“Tes swab untuk memastikan para pedagang tidak terinfeksi virus corona. Dari dulu saya sampaikan jangan sampai muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di Solo berasal dari pasar,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bawaslu Sragen Tolak Dugaan Langgar Kode Etik, Begini Sanggahan Mereka

Sebelumnya, Pemkot Solo menutup Pasar Harjodaksino selama tujuh hari. Para pedagang diminta untuk melakukan karantina mandiri di rumah selama pasar disterilkan.

“Pasar ditutup hingga tanggal 20 Juli 2020,” tukas Heru. Prihatsari