JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Di Tengah Rencana Reshuffle, Jokowi Diminta Pertahankan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud

Nadiem Makarim / tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah rencana reshuffle kabinet di tengah pandemi Covid-19, Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya menyarankan Presiden Jokowi mempertahankan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Yunarto menilai, Nadiem masih diperlukan terutama di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan pola pendidikan menggunakan medium digital.

“Menurut saya Nadiem masih bisa diberikan kesempatan karena beberapa tantangan dengan adanya WHF,” kata Yunarto dalam webinar Reshuffle: Siapa Layak Diganti dan Menggantikan? Sabtu (4/6/2020).

Baca Juga :  Lewat Apikasi Aku Pintar Guru (APG), Guru BK Mudah Pahami Minat dan Bakat Siswa

Yunarto mengatakan, di masa pandemi Covid-19 diperlukan seseorang yang menguasai teknologi dan mampu beradaptasi dengan cepat dalam mengurus pendidikan Indonesia.

Nadiem dinilainya bisa diharapkan membuat gebrakan dan akselerasi dengan kapasitasnya sebagai pendiri startup besar di Tanah Air. Nadiem juga memiliki modal besar di mata publik.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa dan Masyarakat Ikuti Pelatihan Pembuatan Surat Kuasa

“Ada yang mengatakan, bayangkan kalau bukan Nadiem. (Mendikbud) Orang tua, pasti akan lebih gelagapan lagi.”

Dukungan senada dilontarkan CEO Asumsi, Pangeran Siahaan, yang juga menjadi pemateri diskusi.

“Saya rasa bukan preseden yang bagus pada saat sesuatu yang baru, segar, dan belum pernah ada sebelumnya lalu diganti,” ucap Pangeran.

www.tempo.co