JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jaga Kesehatan Presiden Jokowi dari Virus Corona, Perangkat Istana Jalani Rapid Test Setiap Hari

Presiden Joko Widodo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 11 Februari 2020. Foto: tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Kondisi kesehatan Presiden Joko Widodo menjadi sorotan menyusul kabar tentang Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang positif Covid-19.

Kekhawatiran tersebut muncul lantaran Achmad Purnomo pada sekitar sepekan sebelumnya berkunjung ke Istana dan bertemu dengan Jokowi.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartonno mengatakan jika seluruh perangkat Istana sangat menjaga kesehatan presiden.

Heru mengatakan jika selama masa pandemi Covid-19, seluruh perangkat yang ada di Istana Presiden, khususnya yang rutin berinteraksi dengan presiden, menjalani rapid test atau tes cepat setiap hari.

“Saya dengan Pak Deputi dan perangkat tentu dengan Mensesneg yang selalu setiap hari bertemu Bapak Presiden, kami selalu rapid test setiap hari,” ujar Heru, Jumat (24/7/2020), dikutip Tempo.co dari Antara.

Baca Juga :  Giliran Gedung Kemensos Lantai 1 Terbakar, Diduga Korsleting

Pernyataan Heru itu merespons ihwal rutinitas cek kesehatan yang biasa dijalani Presiden Jokowi dan perangkat Istana untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Istana Presiden.

Jumat ini, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan tes kesehatan termasuk juga tes swab. Heru menyampaikan kepala negara memang biasa menjalani cek kesehatan sepekan sekali.

Selain itu, kesehatan perangkat Istana juga menjadi salah satu keutamaan agar tidak menjangkiti presiden. Ia menyatakan seluruh perangkat Istana menjaga betul kesehatan Presiden.

Baca Juga :  Ini 9 Langkah Antisipasi LIPI Soal Pilkada di Tengah Pandemi Corona

Sebagai contoh, selain menggelar rapid test setiap hari dan tes swab berkala yang dilakukan perangkat Istana, petugas yang melayani Presiden Jokowi juga bekerja dalam sistem sif dua bulan sekali.

“Contoh yang dekat dengan bapak Presiden, yang melayani, yang memasak, dan lain-lain itu 2 bulan baru berganti. Setiap pergantian kami lakukan swab, termasuk dengan Paspampres kami lakukan swab,” tutur Heru.

Menurut dia, jika ada jadwal pergantian per dua bulan maka semalam sebelumnya pegawai baru sudah melakukan tes swab. “Dia masuk dan bekerja tidak boleh berinteraksi dengan yang lainnya sampai dengan dua bulan berikutnya,” ujar Heru.

www.tempo.co