JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Karang Taruna Kota Semarang Usulkan Nama Lapangan Simpang Lima Diganti Jadi Lapangan Pancasila, Pemkot dan DPRD Sambut Baik

Audiensi pengurus Karang Taruna Kota Semarang dengan Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman. Istimewa

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Usulan perubahan nama Lapangan Simpang Lima menjadi “Lapangan Pancasila” mencuat ke publik Kota Semarang. Usulan tersebut telah diajukan secara resmi oleh Karang Taruna Kota Semarang kepada Pemerintah Kota Semarang.

Usulan itu mencuat saat audiensi pengurus Karangtaruna Kota Semarang di Kantor Walikota Semarang di Balaikota Jalan Pemuda, Senin (29/6/2020) lalu. Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota Semarang pun menyambut positif usulan dari Karang Taruna Kota Semarang untuk mengembalikan nama Lapangan Simpang Lima menjadi Lapangan Pancasila.

Baca Juga :  Panti Asuhan Ar-Rahman Berawal dari Bismillah dan Alhamdulilah

Dalam audiensi tersebut, Ketua Karang Taruna Kota Semarang I G Ananta Wijaya, ST, MM memberikan surat usulan kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi, SE. MM. Usai audiensi Ananta Wijaya mengatakan, Walikota Semarang menyambut baik usulan tersebut dan selanjutnya akan di pelajari dan didiskusikan dengan berbagai pihak terkait.

“Usulan dari rekan rekan Karang Taruna Kota Semarang, kami tulis dalam sebuah surat yang kami serahkan langsung kepada Bapak walikota,” katanya.

Baca Juga :  Parah ! Wanita di Grobogan Rela Korbankan Profesi ASN demi Kenikmatan Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan, Dua Kali Tertangkap Basah Selingkuh, Bupati Grobogan : PNS Selingkuh akan Saya Pecat

Terpisah, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, SE juga menyambut baik usulan dari Karang Taruna Kota Semarang untuk mengembalikan nama lapangan Simpang Lima menjadi Lapangan Pancasila.

“Kami mengapresiasi usulan tersebut dan berjanji akan segera berkordinasi di lingkungan legislatif. Kami juga bangga para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna mempunyai ide dan pemikiran serta kontribusi untuk kemajuan kota Semarang,” katanya. Satria Utama