JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Makin Mengganas, 5 Warga Sragen Kembali Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Tiga Orang dari Gemolong, Dua dari Tanon dan Sambungmacan, Total Sudah 78 Kasus Positif, 29 Meninggal Dunia

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen terus menunjukkan tren mengkhawatirkan. Hari ini, Minggu (26/7/2020) angka pasien positif covid-19 kembali mengalami peningkatan signifikan.

Sebanyak lima warga kembali dinyatakan positif terpapar covid-19. Lima tambahan kasus positif itu terdiri tiga orang dari Kecamatan Gemolong, satu dari Sambungmacan dan satu lagi dari Kecamatan Tanon.

Data yang dihimpun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Sragen, Minggu (26/7/2020) petang mencatat jumlah kasus positif covid-19 tercatat melonjak menjadi 78 kasus.

Jumlah itu mengalami penambahan lima kasus dibanding sehari sebelumnya, Sabtu (25/7/2020) yang tercatat sebanyak 73 kasus.

“Ada tambahan lima kasus positif hari ini. Hasil swab keluar hari ini dan kelimanya dinyatakan positif covid-19. Tiga orang dari Kecamatan Gemolong, satu dari Tanon dan satunya dari Kecamatan Sambungmacan,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (26/7/2020).

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menguraikan kelima pasien positif baru itu diketahui dari hasil tracking yang dilakukan oleh tim DKK berdasarkan kasus-kasus positif sebelumnya.

Kelima pasien dinyatakan positif setelah hasil swab menunjukkan tanda positif. Terkait tambahan itu, tim akan melakukan tracking untuk menelusuri riwayat kontak erat dari mereka.

Dari lima pasien positif baru tersebut, empat pasien asal Gemolong dan Sambungmacan dirawat di Isolasi Mandiri Pemkab Sragen di Technopark. Sedangkan satu pasien dari Tanon dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

“Semua dalam kondisi stabil. Empat pasien dirawat di Isolasi Mandiri Technopark dan satunya di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Kami akan melakukan tracking lanjutan untuk melacak riwayat kontak pasien positif tersebut,” tandasnya.

Dengan tambahan lima kasus itu, hingga hari ini jumlah total kasus positif covid-19 Sragen sudah mencapai angka 78 kasus. Rinciannya, 56 sembuh, 19 dirawat dan 3 sembuh.

Baca Juga :  Curhat Pilu Keluarga Korban Meninggal Positif Covid-19 Asal Perum Ngringo Karanganyar. Beban Moral Hadapi Stigma Warga Saat Isolasi Mandiri, Baru Lega Setelah Hasil Swab Negatif

Sementara, jumlah pasien meninggal terkait covid-19 di Sragen, hingga hari ini tercatat total 29 orang.

Rinciannya, tiga pasien positif asal Ngarum Ngrampal, Tanon dan Gemolong, satu pasien positif dan sembuh asal Sribit Sidoharjo, 23 PDP, satu ODP dan satu PP.

Dari 23 PDP meninggal itu masing-masing dua dari Sragen Kota, satu dari Tenggak Sidoharjo, satu dari Celep Kedawung, tiga dari Mondokan, dua warga dari Sambirejo, dua dari Sambungmacan, satu dari Hadiluwih Sumberlawang.

Kemudian empat lagi PDP asal Kecamatan Kedawung, satu dari Ketro Tanon, satu dari Geneng Tanon, dua dari Karangmalang dan satu dari Gemolong.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang. Wardoyo