JOGLOSEMARNEWS.COM Umum

Pencuri Ini Beraksi Berbekal Informasi dari Iklan Kabar Duka Cita Warga Tionghoa di Koran

Ilustrasi pencuri. Foto: pixabay.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

MEDAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang pelaku tindak pencurian yang memilih calon mangsanya dari iklan duka cita di surat kabar telah ditangkap pihak kepolisian di Kota Medan.

Pelaku yang bernama Cece, 42 tahun, mengaku memanfaatkan informasi dari iklan duka cita yang dilihatnya di media cetak untuk menyusun rencana pencurian.

Pelaku yang merupakan warga Gang Baru Pasar 8 Tembung, Deli Serdang, diamankan Polrestabes Medan.

Polisi juga menangkap Binsar Parlindungan Siagian, 49 tahun, warga Jalan Jermal XV Gang Sejahtera Medan, yang bertindak sebagai penadah barang curian.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, pelaku ditangkap tim dari Subnit Jatanras Unit Pidum di kediaman pelaku, pada 2 Juli 2020 lalu, sekitar pukul 13.00 WIB.

Martuasah mengatakan, Cece ditangkap berdasarkan laporan dari Edwar, warga Jalan Veteran, Kelurahan Gang Buntu, Medan Timur, yang merupakan korban.

“Ia melaporkan rumahnya di Jalan Raksa, Medan Petisah, dibobol maling pada Rabu 16 Mei 2020 malam,” kata Martuasah seperti dikutip medanheadlines.com.

Martuasah menjelaskan, pelaku masuk ke rumah korban saat dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni rumah sedang berada di Rumah Sosial/Balai Persemayaman GME Gloria di Jalan Bintang, Medan.

Baca Juga :  Bolehkah Daging Kurban Diberikan kepada Non-Muslim? Ini Hukumnya

Saat pulang, Edwar dan keluarganya dikejutkan pintu kamar yang rusak. Selain itu seisi kamar sudah berantakan. Sejumlah barang berharga yang disimpan hilang, yakni emas batangan 200 gram, uang tunai Rp 300 juta, serta mata uang asing 20.000 dolar AS, dan 4.000 dolar Singapura.

Setelah dicek, pelaku masuk ke rumah korban dari lantai 3 dan merusak ventilasi lalu masuk ke lantai 2 dan lantai 1. “Tersangka keluar dari rumah korban melewati lantai 3 kembali,” jelas Martuasah.

Setelah menerima laporan korban, Satreskrim Polrestabes Medan menindaklanjuti dan berhasil mengidentifikasi Cece sebagai terduga pelaku.

Selanjutnya, Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 11.00 WIB, keberadaannya diketahui di Jalan Besar Pantai Labu, Deli Serdang. Tim Jahtanras pun memburunya.

Beberapa jam kemudian Cece disergap di bengkel sepeda motor di kawasan Jalan Besar Pantai Labu. Setelah diinterogasi, pria ini mengaku melakukan pencurian di Jalan Raksa bersama seorang rekannya, Faisal alias Etang, yang kini dalam pencarian (DPO).

Baca Juga :  Diduga Stres, Pasien Positif Covid-19 Lompat dari Lantai 12 Rumah Sakit di Medan

Modus operandi yang digunakan pelaku yakni membaca surat kabar atau media cetak tentang berita duka cita, khususnya warga Tionghoa. Setelah menentukan calon korban, mereka mengecek alamat tersebut dan mengintainya.

“Ketika keluarga tersebut pergi ke rumah sosial tempat persemayaman barulah mereka membongkar rumah sasaran dan mengambil barang-barangnya,” kata Martuasah.

Hasil pencurian di rumah Edwar lantas dijual kepada Binsar. Hasilnya dibelikan Cece sepeda motor Honda CBR. Diketahui kemudian jika Cece ternyata seorang residivis yang sudah melakukan pencurian di sejumlah lokasi.

“Yang bersangkutan sudah 5 kali masuk penjara dalam kasus pencurian dan narkoba,” jelas Martuasah.

“Tersangka berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap personel, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang mengenai kaki tersangka untuk dapat dilumpuhkan. Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat pertolongan medis,” tegas Martuasah.

www.teras.id