JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tambah 9 Lagi, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Terus Mengancam Tembus 128 Kasus Hari Ini. 41 Pasien Dirawat, 4 Meninggal Dunia

Update covid-19 Karanganyar, Jumat (24/7/2020). Foto/Wardoyo
Update covid-19 Karanganyar, Jumat (24/7/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar makin menunjukkan ancaman serius.

Dalam dua hari terakhir, sebanyak sembilan warga di Karanganyar dinyatakan positif terpapar covid-19. Hingga kini bahkan kasus covid-19 di Bumi Intanpari terus meroket menembus angka 128 kasus.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM dari laman resmi covid19.karanganyarkab.go.id Jumat (24/7/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 di Karanganyar mencapai angka 128. Dari jumlah itu, 83 dinyatakan sembuh, 41 dirawat dan empat meninggal.

Baca Juga :  Buntut Satu Pasien Positif Covid-19, 49 Orang Termasuk 10 Tenaga Kesehatan Puskesmas Ngargoyoso Karanganyar Terpaksa Jalani Swab Tes Massal

Angka itu meningkat sembilan kasus dibanding pada Rabu (22/07/2020), yang secara komulatif di Karanganyar terjadi 119 kasus positif dengan rincian, 59 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dirawat, 4 orang meninggal dunia serta 56 oang dinyatakan sembuh.

Jika dibandingkan kasus yang terjadi dua pekan sebelumnya, kasus covid-19 Karanganyar itu bahkan melonjak lebih dari 100 persen.

Hal ini dibuktikan dari data yang diunggah Dinas Kesehatan Karanganyar per tanggal 1 Juli 2020, jumlah komulatif kasus Covid-19  hanya sebanyak 49 kasus.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Rekor Baru Hari Ini Kasus Positif Covid-19 Nihil Tanpa Tambahan. Ada 5 Suspek Baru dan 5 Pasien Sembuh, Total Sudah 413 Pasien Sembuh, 420 Positif dan 72 Meninggal Dunia

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karangnyar, Juliyatmono, usai menggelar rapat koordinasi tertutup dalam menyikapi pertambahan Covid-19, Rabu (22/07/2020) mengaku prihatin dengan terjadinya penambahan kasus Covid-19  yang cukup signifikan ini.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo