JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Toko Bahan Kimia di Laweyan Terbakar, 6 Personil Pemadam Kebakaran Sesak Napas Akibat Hirup Asap Bahan Kimia

Ilustrasi kebakaran. Foto: pixabay.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebuah toko bahan kimia yang berlokasi di kawasan Baron, Laweyan dilaporkan terbakar, Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 18.45 WIB.

Sejumlah personil pemadam kebakaran sempat mengalami sesak napas akibat menghirup asap yang bercampur bahan kimia yang terbakar.

Berdasar informasi yang diterima Joglosemarnews, kebakaran pertama kali dilaporkan warga yang melintas di depan toko dan melihat adanya kepulan asap disertai suara ledakan dari bagian belakang toko.

Warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Laweyan yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran.

Baca Juga :  Kanjeng Senopati, Kerabat Keraton Solo Berniat Maju dalam Pilwakot Solo 2020, Siapa Dia?

Mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Surakarta tiba di lokasi sekitar pukul 19.05 WIB. Namun proses pemadaman baru bisa dilakukan 10 menit kemudian karena pintu gerbang toko yang baru bisa dibuka dengan kunci yang dibawa oleh kepala toko.

Setidaknya enam personil pemadam dilaporkan sempat mengalami sesak napas setelah menghirup asap dari bahan kimia yang terbakar.

Diketahui di dalam toko tersimpan pasokan sejumlah bahan kimia, seperti Klorin sebanyak 5 ton, Metanol 1 ton, Asam HCL 400 liter, Alkohol 1,5 ton, dan Etanol 400 liter.

Baca Juga :  Konsisten Jadi Oposisi, Partai Berkarya Enggan Dukung Gibran

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB setelah mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran.

Dugaan sementara, api kebakaran berasal dari konsleting instalasi listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Sementara total kerugian belum bisa ditafsir. Namun berdasar data inventaris toko, nilai total bahan kimia dan peralatan di dalamnya mencapai lebih kurang Rp1,5 miliar. Vidya Perdana