JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis, Pensiunan Penjaga SMPN Mondokan Sragen Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Bawah Pohon Bambu

Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Desa Sumberejo, Mondokan, Sragen digemparkan dengan penemuan mayat seorang warga setempat, Rabu (15/7/2020).

Mayat pria paruh baya bernama Nyipto Suroso (64) itu ditemukan tergeletak di bawah pohon bambu miliknya. Kakek yang diketahui berdomisili di Dukuh Ngroto RT 16 , Sumberejo, Mondokan itu ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB.

Data yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika korban sehabis sarapan pagi, kemudian pamit untuk mencari bambu di kebun.

Tak seperti biasanya, korban sampai siang hari ternyata tak kunjung pulang. Kerabat yang ada di rumah pun mulai cemas ketika hingga pukul 13.00 WIB, almarhum tak jua sampai rumah.

Baca Juga :  Bunuh Diri Terjun dari Jembatan, Jenazah Penjual Pentol Goreng asal Tangen Sragen Yang Sempat Hilang 2 Malam Akhirnya Ditemukan Pagi Tadi. Ditemukan Jarak 1,5 KM dari Jembatan Sapen

Curiga ada apa-apa, anaknya lantas berinisiatif mencari ayahnya dengan menyusul ke kebun bambu. Alangkah terkejutnya ketika sampai di kebun, ia sudah mendapati ayahnya tergeletak tidak bernyawa di bawah pohon bambu.

Mendapati hal itu, ia langsung meminta tolong warga sekitar. Tak lama berselang almarhum dievakuasi dan dibawa ke rumah namun kondisinya dipastikan sudah meninggal dunia.

Baca Juga :  Tragis, Ditunggu-Tunggu Hingga Petang, Kartini dan Anaknya Histeris Lihat Suaminya Sudah Tewas Tergeletak di Sawah Jurangjero Karangmalang Sragen

Saat dikonfirmasi, Kades Sumberejo, Sentot Nugroho membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan almarhum memang
pensiunan penjaga SMP Negeri 2 Mondokan.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ada kejanggalan atau tanda penganiayaan. Keluarga juga sudah mengikhlaskan sehingga tidak melaporkan ke aparat,” terangnya.

Almarhum langsung dimakamkan bakda magrib tadi. Dari keterangan kerabat, diduga kuat almarhum meninggal akibat serangan jantung.

“Karena almarhum mempunyai riwayat penyakit jantung,” tukas Sentot. Wardoyo