SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jagad media sosial (medsos) kembali diramaikan dengan viralnya video sepasang remaja. Lokasinya diketahui berada di depan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Solo.
Beragam komentar pun langsung bermunculan yang mayoritas prihatin dengan kejadian tersebut. Namun tak sedikit juga yang menyebut kondisi rutan yang cantik pascadirenovasi jadi objek remaja untuk foto-foto hingga nongkrong.
Hal tersebut mendapat tanggapan dari pejabat rutan. Kepala Pengamanan Rutan Solo, Andi Rahmanto menyayangkan kejadian itu. Untuk itu, langkah-langkah tegas bakal dilakukan agar kejadian serupa tak terulang.
“Kami sangat menyayangkan kejadian itu. Apalagi juga ramai di sosial media,” kata Andi Rahmanto mewakili Karutan Solo Urip Dharma Yoga.
Sejumlah langkah yang akan dilakukan antara lain memasang papan-papan imbauan untuk menjaga ketertiban. Selain itu juga lebih mengintensifkan petugas untuk mengontrol aktivitas warga agar kejadian serupa tak terulang.
“Sebenarnya kalau sudah di luar rutan itu bukan wilayah kami. Namun kami tetap akan melakukan pengawasan berkait aktivitas masyarakat saat di depan. Termasuk akan menggandeng Satpol PP berkait penertiban,” paparnya.
Andi tak menampik, banyak warga yang berada di depan Rutan Kelas 1A untuk berswafoto. Mengingat bangunan rutan baru saja dipercanting, plus penambahan ornamen-ornamen yang mampu menarik kaum muda sebagai spot selfie.
“Awalnya kan renovasi rutan ini agar lebih cantik dan akhirnya banyak dikunjungi masyarakat. Namun jangan sampai nantinya malah berdampak negatif, seperti kejadian pacaran,” tegasnya. Prabowo