JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bicara Pancasila, Bupati Karanganyar: Pager Mangkok Lebih Baik Timbang Pager Tembok!

Bupati Juliyatmono. Foto/Humas
Bupati Juliyatmono. Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak semua pihak untuk mengedepankan implementasi jiwa Pancasila dengan berorientasi pada landasan agama yang kuat.

Punya jiwa sosial, suka membantu dan orientasi akhirat adalah beberapa implementasi yang diharapkan bisa diaplikasikan dalam kehidupan.

“Seseorang mengaku Pancasila bukan hanya diungkapkan atau dibanggakan saja, namun Pancasila sejati adalah seseorang yang mempunyai kedalamaan nilai agama yang kuat. Apapun yang dilakukan seseorang mempunyai dimensi akhirat,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menjadi pembicara Webinar yang diselenggaakan ICMI Orda Karanganyar dengan tema Penguatan dan Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa, Kamis, (13/8/2020).

Baca Juga :  Debut Baru Mengesankan, Kesebelasan Persika Karanganyar Sukses Beri Kemenangan Perdana Usai Libas PS Demak 2-0

Dia menambahkan Pancasila sejati hidup dari hari ke hari semakin baik. Tentu saja, Pancasila sejati tidak akan ada gesekan-gesekan.

Dalam penguatan kebijakan daerah dalam mengimplementasikan Nilai nilai Pancasila, Pemkab Karanganyar dalam misinya peningkatan kualitas beragama, sosial dan budaya.

“Sila kedua tercermin, saat covid 19 seperti bantu orang lain sesuai kemampuan kita. Pager Mangkok Lewuh Apik daripada pagar tembok,” tambahnya.

Penguatan kebijakan, menurut Juliyatmono tercermin apakah kebijakan itu mempunyai nilai-nilai persatuan, permusyawaratan dan keadilan sosial.

Baca Juga :  Resmi Dilaunching, Burung Derkuku Jadi Logo Baru Kesebelasan Persika Karanganyar. Bupati Berharap Jadi Momentum Kebangkitan, Siapkan Skuad Masuk ke Liga 3 PSSI

Sebab setiap pengambilan keputusan tentu mendengar apa yang dirasakan masyarakat. Pikiran rakyat diterjemahkan dengan program dengan mengimplemntasikan nilai-nilai Pancasila.

“Seperti Raden Mas Said, pahlawan juga salah satu pendiri Kabupaten Karanganyar. Nilai-nilai melu handarbeni, melu hangrungkebi, mulat sarira hanggrasa wani yang diajarkan Raden mas Said juga memuat nilai nilai Pancasila,” imbuhnya.

Sementara pembicara lain, Prof Dr Singgih Tri Sulistyono dari Universitas Diponegoro mengatakan nilai Pancasila hendaknya terus digelorakan kepada masyarakat. Dia menilai apa yang disampaikan Bupati Karanganyar sangat baik. Wardoyo