JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Disdukcapil Sragen Luncurkan 3 Inovasi Pandu Online, Pelanduk dan Si Anton. Urus KTP Cukup dari HP, Hanya Bayar Rp 10.000 KTP Jadi Langsung Diantar Pos Sampai Rumah!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Kepala Disdukcatpil Sragen, Wahyu L Wiyanto saat peresmian Pandu Online. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Kepala Disdukcatpil Sragen, Wahyu L Wiyanto saat peresmian Pandu Online. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sragen kembali menelorkan inovasi layanan pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk), Selasa (18/8/2020).

Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat di era new normal pandemi ini, dinas itu melaunching tiga inovasi sekaligus. Yakni Pandu (pelayanan administrasi kependudukan) online, Si Anton (sistem antrian online), dan program Pelanduk (pelayanan antar jemput dokumen adminduk).

Kepala Disdukcapil Sragen, Haryanto Wahyu Lwiyanto menyampaikan inovasi berupa Pandu, Si Anton (sistem antrian online) dan Pelanduk itu semuanya berbasis teknologi informasi atau internet.

Baca Juga :  Akhirnya Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J. Terancam Hukuman Mati

Inovasi aplikasi Pandu Online android, guna memudahkan masyarakat untuk memenuhi administrasi kependudukan seperti pelaporan kelahiran, kematian, KK secara daring atau online.

“Kemudian Si Anton, antrean online yang bisa diakses melalui website dukcapil.sragenkab.go.id. Sistem Antrian dibuka Online sehari sebelum tanggal pengurusan dokumen sehingga masyarakat tidak menumpuk di kantor,” katanya.

Terakhir program Pelanduk, merupakan bentuk kerjasama antara Disdukcapil Sragen dengan PT. Pos Indonesia KPRK Sragen guna mendukung pelaksanaan pelayanan pengiriman dan pengambilan dukumen ke alamat pemohon.

Baca Juga :  Jadi Otak Pembunuh Brigadir J, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Masyarakat. Skenarionya Bohongi Satu Republik

Meskipun telah ada pelayanan kependudukan secara online (Pandu), masyarakat di daerah pedalaman belum bisa turut mengakses.

“Jadi masyarakat tinggal unduh aplikasi itu di playstore. Lalu dari rumah saja bisa mengurus KTP, KK dan lainnya,” papar Wahyu usai peresmian.

Ia menguraikan dengan mendaftar lewat playstore, masyarakat bisa mengecek sampai mana berkasnya.

Kemudian lewat layanan Pos, juga sangat menghemat biaya dibanding mengurus langsung ke kantor Dukcapil.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com