JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Pantura

Terhempas Ombak, Seorang Pemancing Asal Pemalang Tewas di Dam Batu Pelabuhan Kendal

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah seorang pemancing yang tewas tenggelam setelah dihempas ombak di kawasan Dam Batu Pelabuhan, Kabupaten Kendal. Istimewa

KENDAL, JOGLOSEMARNEWS.COM — Akibat dihantam ombak yang besar, seorang pemancing di kawasan Dam Batu Pelabuhan, Kabupaten Kendal tewas tenggelam. Sebelumnya, pemancing yang bernama Ratiman (49) sebelumnya telah dikabarkan hilang pada malam peringatan Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia.

Atas kerja keras Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah warga Randudongkal, Kabupaten Pemalang pada Selasa (18/8/2020) siang sekira pukul 13.30 WIB. Lokasi penemuan jenazah di muara sungai di Kawasan Industri Kendal (KIK).

Data yang berhasil dihimpun, peristiwa nahas yang dialami Ratiman bermula saat korban memancing di Dam Pelabuhan Kendal pada Minggu 16 Agustus pukul 19.30 WIB. Korban diduga tidak kuat menahan hempasan ombak yang mencapai setinggi 1,5 meter.

Baca Juga :  Sanksi Administratif Menanti Pelanggar Protokol Kesehatan di Kendal, Batas Minimal Denda Rp 50 Ribu

Tim SAR gabungan segera dikerahkan ke lokasi untuk memberikan pertolongan sekaligus mengevakuasi korban. Namun, proses pencarian tak mudah karena dihadang ombak besar. Setelah dua hari pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal.

“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sudah dalam keadaan meninggal dunia di muara sungai Kawasan Industri Kendal (KIK) pada Selasa (18/8/2020) siang. Lokasi penemuan jenazah korban, kurang lebih 3 kilometer dari lokasi kejadian di muara sungai KIK. Selanjutnya korban langsung kita evakuasi dan dibawa ke RSUD Suwondo Kendal,” ujar Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya.

Baca Juga :  12 Anggota Polres Pekalongan Dinyatakan Kena Virus Corona

Lebih lanjut, Nur Yahya mengungkapkan, pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri Basarnas, BPBD Kendal, Polairud Kendal, Lanal Kendal, SERNU, Sarda Jateng, PMI, SAR MTA, Baznas, Ubaloka, serta rekan memancing korban.

“Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR resmi kami tutup dan kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya yang baik kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan operasi SAR ini,” imbuh dia. Satria Utama