JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Duh, Kades Tegaldowo Gemolong Sragen Yang Positif Covid-19 Ternyata Sempat Ikut Rapat Bersama Para Kades dan Sekcam. Pelayanan Balai Desa Ditutup?

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kades Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Sragen berinisial S (57) yang positif Covid-19, ternyata sempat mengikuti kegiatan rapat sebelum ketahuan positif.

Celakanya, sang Kades mengikuti rapat koordinasi yang diikuti oleh para Kades juga. Tak pelak, kabar positifnya Kades S membuat para Kades kini was-was dan resah.

Riwayat rapat itu diungkapkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Kepada wartawan saat ditemui wartawan di Masaran, Sabtu (1/8/2020) tadi, ia mengatakan kades asal Gemolong itu saat ini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo.

Ia juga menyampaikan sebelumnya, kades tersebut diketahui sempat mengikuti rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri para kades dan Sekcam.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-47, KNPI Sragen dan Pemuda Diminta Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada. Bupati Pesan Agar Ikut Bantu Tangani Covid-19

“Padahal kades ini sudah ikut rakor dengan kepala desa lainnya dan sekretaris camat pula,” paparnya.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto, Sabtu (1/8/2020) menguraikan terkait positifnya Kades Tegaldowo, pihaknya akan melalukan tracking terkait riwayat kontak sang Kades sebelum ketahuan positif.

Saat ditanya apakah pelayanan di balai desa akan ditutup, menurutnya masih menunggu hasil tracking.

“Nanti menunggu tracking dulu,” urainya.

Kades Tegaldowo dinyatakan positif setelah hasil swab hari ini keluar dan menunjukkan tanda positif. Ia masuk daftar positif bersama empat warga lain yang juga dinyatakan positif terpapar covid-19 hari ini.

Baca Juga :  Diiringi Isak Tangis, Petani Yang Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Duyungan Sragen Akhirnya Dimakamkan. Almarhum Tinggalkan Tiga Anak

Mereka di antaranya Ny W (65) asal Kalijambe, P (47) dari Sukodono, AS (32) asal Masaran dan UZ (32) dari Tanon. Dua pasien pertama itu bahkan meninggal dunia dengan status positif terpapar Covid-19.

“Hari ini ada penambahan 5 kasus positif. Persebarannya ada di lima kecamatan Masaran, Gemolong, Tanon, Kalijambe dan Sukodono,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (1/7/2020). Wardoyo