JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Duh, Kades Tegaldowo Gemolong Sragen Yang Positif Covid-19 Ternyata Sempat Ikut Rapat Bersama Para Kades dan Sekcam. Pelayanan Balai Desa Ditutup?

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

IMG20200328135426 816x612 1
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kades Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Sragen berinisial S (57) yang positif Covid-19, ternyata sempat mengikuti kegiatan rapat sebelum ketahuan positif.

Celakanya, sang Kades mengikuti rapat koordinasi yang diikuti oleh para Kades juga. Tak pelak, kabar positifnya Kades S membuat para Kades kini was-was dan resah.

Riwayat rapat itu diungkapkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Kepada wartawan saat ditemui wartawan di Masaran, Sabtu (1/8/2020) tadi, ia mengatakan kades asal Gemolong itu saat ini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo.

Ia juga menyampaikan sebelumnya, kades tersebut diketahui sempat mengikuti rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri para kades dan Sekcam.

Baca Juga :  Jumlah Kasus COVID-19 Sukoharjo Sudah Tembus 4.500, Pasien Meninggal Mencapai 314 Orang Sedangkan Kasus Aktif Masih 353 Berikut ini Sebarannya per Kecamatan

“Padahal kades ini sudah ikut rakor dengan kepala desa lainnya dan sekretaris camat pula,” paparnya.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto, Sabtu (1/8/2020) menguraikan terkait positifnya Kades Tegaldowo, pihaknya akan melalukan tracking terkait riwayat kontak sang Kades sebelum ketahuan positif.

Saat ditanya apakah pelayanan di balai desa akan ditutup, menurutnya masih menunggu hasil tracking.

“Nanti menunggu tracking dulu,” urainya.

Kades Tegaldowo dinyatakan positif setelah hasil swab hari ini keluar dan menunjukkan tanda positif. Ia masuk daftar positif bersama empat warga lain yang juga dinyatakan positif terpapar covid-19 hari ini.

Baca Juga :  Canangkan Desa Agro Wisata, Pemdes Pengkok Sragen Hadirkan Pakar Surono Danu Beri Pelatihan Produksi Pupuk Organik. Warga dan Petani Didorong Tanam Umbi-Umbian hingga Porang Maupun Apotek Hidup

Mereka di antaranya Ny W (65) asal Kalijambe, P (47) dari Sukodono, AS (32) asal Masaran dan UZ (32) dari Tanon. Dua pasien pertama itu bahkan meninggal dunia dengan status positif terpapar Covid-19.

“Hari ini ada penambahan 5 kasus positif. Persebarannya ada di lima kecamatan Masaran, Gemolong, Tanon, Kalijambe dan Sukodono,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (1/7/2020). Wardoyo