JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fenomena Upwelling, Ribuan Ikan Karamba di WKO Sragen Mati Mendadak. Hampir 50 Ton Ikan Terpapar Mengambang, Kerugian Miliaran Rupiah

Ilustrasi ribuan ikan di karamba WKO mengambang mati mendadak menyusul wabah air putih beracun atau upwelling yang melanda perairan setempat. Foto/Wardoyo
Ilustrasi ribuan ikan di karamba WKO mengambang mati mendadak menyusul wabah air putih beracun atau upwelling yang melanda perairan setempat. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ribuan ikan milik petani karamba di Waduk Kedung Ombo (WKO) wilayah Ngasinan, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Sragen dilaporkan mati mendadak.

Ribuan ikan itu mati akibat fenomena upwelling atau pembalikan massa air waduk sehingga mengangkat racun sisa pakan dari dasar air yang berakibat membunuh ikan-ikan.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kematian ikan secara massal itu terjadi sejak tiga hari terakhir. Fenomena upwelling itu melanda karamba di wilayah Dukuh Ngasinan dengan kapasitas ikan yang mati mencapai 50-100 ton.

Baca Juga :  Dilaunching Hari Ini, Aplikasi Jual-beli Aneka Produk UMKM Khas Sragen di TukoniSragen.com. Dari Makanan Hingga Batik, Harga Mulai Rp 10.000an

“Sudah beberapa hari ini terjadi upwelling. Ikan yang mati milik beberapa petani, gejalanya ikan-ikan mati mendadak. Perkiraan yang mati sekitar 50 ton,” papar Kades Ngargotirto, Sumadi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (2/8/2020).

Baca Juga :  Wow Usia Sudah 70 Tahun, Bambang Masih Mampu Berlari dari Titik Nol Sampai Gunung Kemukus Sragen. Penasaran Apa Jamunya?

Ia menguraikan untuk mencegah meluasnya wabah upwelling, para petani pemilik karamba di sekitar titik kematian, langsung berinisiatif menggeser karamba.

Hal itu dilakukan guna menyelamatkan ikan-ikan agar terhindar dari racun putih yang muncul akibat upwelling.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua