JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Pantura

Gerakan Zero Covid-19 di Batang Terus Digencarkan, Angka Kesembuhan Pasien Terpapar Relatif Tinggi

Bupati Kabupaten Batang Wihaji. Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

BATANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Angka kesembuhan pasien terinfeksi virus corona baru (covid-19) secara kumulatif relatif tinggi. Pemerintah Kabupaten Batang, telah menginformasi sebanyak 61 dari 98 pasien covid-19 dinyatakan sembuh. Sedangkan 28 pasien lain masih menjalani perawatan. Sedangkan sembilan pasien lain dinyatakan meninggal dunia.

Bupati Batang Wihaji menekankan kepada warganya untuk tidak takut dengan covid-19. Kendati demikian, warga Batang diminta untuk tetap menegakkan disiplin protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan covid-19.

“Kami minta masyarakat harus mematuhi aturan protokol kesehatan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran covid-19. Kita tidak boleh takut dengan covid-19 namun juga tidak boleh menyepelekan,” kata Wihaji, kemarin.

Baca Juga :  BI Perwakilan Tegal Dorong Usaha Holding Pesantren di Batang

Dijelaskan oleh Wihaji lebih lanjut, masyarakat, khususnya di Kabupaten Batang sudah berdamai dengan covid-19. Tentunya, syarat mutlak tetap melaksanakan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, cuci tangan dengan menggunakan sabun, jaga jarak, serta pola hidup sehat.

Wihaji juga menyampaikan, saat ini Pemkab Batang sudah mengeluarkan kebijakan pembatasan keluarga agar mereka yang sudah dinyatakan positif covid-19 dengan status orang tanpa gejala tidak boleh keluar rumah maupun menerima tamu. Melalui kebijakan tersebut, lanjut Wihaji, Pemkab Batanh menanggung kebutuhan makan dan minum bagi keluarga positif covid-19, selama 14 hari, yaitu berupa bantuan uang sebesar Rp1 juta dan sembako.

“Yang paling utama untuk mencegah penyebaran covid-19 adalah dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan. Virus corona tidak kelihatan oleh mata,” sambung dia.

Baca Juga :  Sambut Pilkada, Partai Golkar Jateng Targetkan Kemenangan Mutlak. Seluruh DPD Harus Segera Gelar Musda

Lebih lanjut, Wihaji menyampaikan, pihak Pemkab Batang terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk mencegah penularan covid-19. Salah satunya dengan program “Gerakan Zero Covid-19”.

Program ini tengah difokuskan di masa adaptasi kebiasaan baru. Ia menyebut, hal itu agar masyarakat bisa secepatnya beraktivitas secara normal, seperti dalam menjalankan ibadah dan berjualan.

“Dengan program yang kita sebut ‘Gerakan Zero Covid-19’ bertujuan untuk menuntaskan kasus virus corona sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan ekonomi seperti jualan, beribadah di masjid dan pekerjaan lainya,” imbuh dia. Satria Utama