Beranda Umum Nasional Jokowi Minta Masyarakat Tak Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

Jokowi Minta Masyarakat Tak Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Istana Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. KTT ini digelar secara virtual untuk menghindari penularan virus corona / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat saling menghargai hak orang lain dalam berdemokrasi, tidak merasa paling benar, paling agamis maupun Pancasilais.

“Jangan ada yang merasa paling benar sendiri, dan yang lain dipersalahkan. Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri,” kata Jokowi dalam pidato kenegaraan di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Dalam sidang tahunan MPR ini, Presiden juga meminta jangan ada yang merasa paling pancasilais sendiri. Semua yang merasa paling benar dan memaksakan kehendak, kata dia, adalah hal yang biasanya tidak benar.

Baca Juga :  ICW Nilai Penunjukan Pejabat BI dan MK Sarat Kepentingan Politik

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia beruntung memiliki mayoritas rakyat yang menjunjung tinggi kebersamaan dan persatuan, penuh toleransi dan saling peduli. Sehingga, masa-masa sulit sekarang ini bisa ditangani secara baik.

www.tempo.co

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.