JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Buruk, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal  Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Total Sudah 41 Warga Sragen Meninggal Terkait Covid

Ilustrasi tim Satgas Covid-19 Desa Kalikobok, Tanon, Sragen saat memakamkan salah satu warga setempat yang positif terkonfirmasi covid-19 setelah sebelumnya berstatus suspek atau PDP. Foto/Wardoyo
Ilustrasi tim Satgas Covid-19 Desa Kalikobok, Tanon, Sragen saat memakamkan salah satu warga setempat yang positif terkonfirmasi covid-19 setelah sebelumnya berstatus suspek atau PDP. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen kembali menghadirkan kabar duka. Selain jumlah kasus positif yang meningkat, angka kematian pun juga terus bertambah.

Hari ini, Rabu (12/8/2020) sebanyak tiga warga Sragen dinyatakan meninggal dengan status positif terpapar covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto mengungkapkan ada empat tambahan positif covid-19 hari ini dan tiga di antaranya meninggal dunia.

Empat pasien positif itu rinciannya S (40) asal Patihan Sidoharjo, KWS (82) asal Sambirejo, S (50) asal Gemolong serta W (72) asal Desa Pendem, Sumberlawang.

Dari empat tambahan positif itu, tiga di antaranya meninggal dunia. Yakni pasien berinisial S dari Sidoharjo, pasien S asal Gemolong dan KWS asal Sambirejo.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menguraikan pasien S asal Patihan sebelumnya terlacak baru pulang dari Jakarta tanggal 27 Juli 2020. Kemudian saat di Jakarta, pasien itu pernah kontrol tiga kali di Jakarta.

Baca Juga :  Buntut Aksi Boikot Media Saat Penetapan Paslon Pilkada Sragen, Mantan Komisioner Rame-Rame Soroti Kinerja KPU. Roso Khawatir Kepercayaan Publik Memburuk, Budi Sebut Bikin Malu Sragen!

“Kamudian tanggal 1 Agustus 2020 dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dengan keluhan lemes. Ada riwayat diabetes melitus dan hipertensi. Meninggal pada 8 Agustus 2020 dan dari hasil swab menunjukkan positif terkonfirmasi covid-19,” paparnya.

Kemudian, pasien meninggal kedua adalah KWS asal Sambirejo yang dirawat tanggal 8 Agustus malam ke Puskesmas Sambirejo. Saat datang, pasien dengan keluhan batuk dan sesak.

“Kemudian meninggal dengan hasil swab positif covid-19 jenazah di kirim ke RS Soehadi Prijonegoro Sragen,” urainya.

Pasien positif dan meninggal ketiga adalah S (50) asal Gemolong. Hargiyanto menguraikan yang bersangkutan dari Jakarta tanggal 8 Agustus 2020 dengan kondisi panas, batuk dan sesak.

Kemudian dibawa ke RS Kasih Ibu Solo dan kemudian meninggal pukul 13.00 WIB. Hasil swab pasien itu juga menunjukkan tanda positif terpapar covid-19.

Dengan tambahan 3 kasus meninggal positif hari ini, maka total jumlah pasien meninggal positif covid-19 di Sragen mencapai 9 orang.

Baca Juga :  Pulang dari Jakarta, Warga Miri Sragen Ketahuan Positif Covid-19 dan Dirawat di Rumah Sakit. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 514, Jumlah Warga Meninggal Sudah 68 Orang

Sementara, berdasarkan catatan JOGLOSEMARNEWS.COM dari data Gugus Tugas, hingga kini total kematian terkait covid-19 di Sragen sudah mencapai 41 orang.

Rinciannya, 9 pasien positif, satu pasien positif dan sembuh asal Sribit Sidoharjo, 29 suspek, satu ODP dan satu PP.

Jumlah pasien suspek yang sebelumnya meninggal tercatat 31 kini berkurang 2 orang setelah hasil swabnya menunjukkan positif sehingga masuk daftar meninggal positif.

Dari 29 PDP atau suspek meninggal itu masing-masing dua dari Sragen Kota, dua dari Sidoharjo, satu dari Celep Kedawung, tiga dari Mondokan, dua warga dari Sambirejo, tiga dari Sambungmacan, dua dari Sumberlawang, dan satu dari Plupuh.

Kemudian empat lagi suspek atau PDP asal Kecamatan Kedawung, dua dari Tanon, dua dari Karangmalang, tiga dari Gemolong dan satu dari Gondang.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang. Wardoyo