JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kades Tegaldowo Gemolong Positif Covid-19, Balai Desa Langsung Lockdown 10 Hari. Pelayanan Ditutup Total, Semua Perangkat Desa Diswab!

Ilustrasi lockdown. Foto/Istimewa
Ilustrasi lockdown. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kantor Desa Tegaldowo, Gemolong, Sragen resmi ditutup 10 hari menyusul kepala desa (Kades) setempat dinyatakan positif terkonfirmasi corona virus atau covid-19.

Akses pelayanan di kantor desa itu resmi ditutup selama 10 hari terhitung sejak Senin (3/8/2020) hingga 10 hari ke depan.

Kades berinisial S (57) itu dinyatakan positif sejak Sabtu (1/8/2020) dan saat ini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto mengatakan karena Kades positif covid-19, kantor balai desa Tegaldowo ditutup selama 10 hari.

“Otomatis pelayanan masyarakat untuk sementara selama 10 hari ini berhenti dulu,” paparnya kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Kepada masyarakat yang ingin mengurus atau mendapat pelayanan, Tatag yang juga Sekda Sragen itu, meminta agar bersabar menunggu sampai 10 hari ke depan.

Baca Juga :  Tambah 6 Warga Positif, Kasus Covid-19 Sragen Naik Jadi 520. Jumlah Pasien Sembuh 408, Satu Pasien Suspek Kembali Dilaporkan Meninggal Dunia

Selain penutupan layanan, semua perangkat desa dan petugas yang ada di kantor desa juga dilakukan swab test. Tes swab dilakukan lantaran mereka terdeteksi melakukan kontak erat dengan Kades selama rentang masa inkubasi Kades.

Kades S dinyatakan positif setelah hasil swab tanggal 1 Agustus kemarin menunjukkan tanda positif. Ia masuk daftar positif bersama empat warga lain yang juga dinyatakan positif terpapar covid-19 hari ini.

Tatag menguraikan empat pasiem positif itu di antaranya Ny W (65) asal Kalijambe, P (47) dari Sukodono, AS (32) asal Masaran dan UZ (32) dari Tanon. Dua pasien pertama itu bahkan meninggal dunia dengan status positif terpapar Covid-19.

Baca Juga :  Kabar Baik, Hasil Kajian Terbaru, Sragen Sudah Masuk Zona Oranye Covid-19. Jumlah Kasus Positif 487, 378 Pasien Dinyatakan Sembuh, Izin Hajatan Sudah Diperbolehkan?

Celakanya, sang Kades diketahui masih sempat mengikuti rapat koordinasi yang diikuti oleh para Kades juga. Tak pelak, kabar positifnya Kades S membuat para Kades di wilayah Gemolong dan warga kini was-was dan resah.

Kasus positif Kades Tegaldowo dan riwayat mengikuti rapat itu diungkapkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Kepada wartawan saat ditemui di Masaran, Sabtu (1/8/2020) tadi, ia mengatakan kades asal Gemolong itu saat ini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo.

Ia juga menyampaikan sebelumnya, kades tersebut diketahui sempat mengikuti rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri para kades dan Sekcam.

“Padahal kades ini sudah ikut rakor dengan kepala desa lainnya dan sekretaris camat pula,” paparnya. Wardoyo