JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah di Sukodono Sragen. Hanya 2 Jam Harta Ratusan Juta Ludes, 2 Keluarga Terpaksa Mengungsi ke Rumah Tetangga

Petugas memadamkan sisa api di tengah puing reruntuhan rumah yang terbakar di Gebang, Sukodono, Sragen, Senin (24/8/2020). Foto/Wardoyo
Petugas memadamkan sisa api di tengah puing reruntuhan rumah yang terbakar di Gebang, Sukodono, Sragen, Senin (24/8/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran hebat melanda Dukuh Nglembu, Desa Gebang, Kecamatan Sukodono, Sragen, Senin (24/8/2020) siang.

Empat rumah milik dua keluarga luluh lantak dilalap kobaran si jago merah. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kebakaran terjadi sekira pukul 14.45 WIB. Rumah yang terbakar masing-masing milik Kadiman (67) warga Dukuh Nglembu RT 26, Desa Gebang, Kecamatan Sukodono dan milik Pandu (27) yang ada di sebelahnya.

Kadiman tinggal bersama istrinya, Ngatmi (65) sedangkan Pandu (27) tinggal bersama istrinya, Safitri (25) dan putrinya Zeelvanna (9).

Baca Juga :  Klaster Meluas 6 Pasien Positif Covid-19 Sragen Tulari 8 Orang, 2 Warga Positif Setelah Perjalanan dari Purwokerto dan Boyolali. Berikut Daftar 10 Pasien Positif dan 47 Sembuh Hari Ini!

Beruntung, kedua keluarga itu berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Sehingga tidak ada korban dalam musibah tersebut.

Menurut sejumlah warga, kobaran api kali pertama diketahui pukul 14.45 WIB. Api kemudian dengan cepat melahap rumah milik Kadiman dan Pandu yang lokasinya bersebelahan.

Konstruksi rumah yang sebagian terbuat dari kayu membuat kobaran api makin menjadi. Ganasnya kobaran membuat warga dan pemilik rumah tak kuasa untuk menyelamatkan harta benda yang ada di dalamnya.

Walhasil, empat rumah berikut seluruh isi dalam rumah tersebut ludes dilalap kobaran api. Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno membenarkan kejadian itu.

Baca Juga :  Ponpes Ustadz Habib MA di Tangkil Sragen Masih Ditutup, 10 Santri dan Anaknya Isolasi Mandiri. Total 121 Orang Terlacak Kontak Erat dan Jalani Swab

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun empat rumah milik korban ludes terbakar.

“Untuk penyebab masih dalam penyelidikan,” paparnya.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menambahkan seusai menerima laporan, tim PMI juga meluncur ke lokasi untuk melalukan assesment dan backup medis.

“Tidak ada korban jiwa. Empat rumah mengalami kerusakan berat beserta isinya. Untuk sementara dua KK dan lima jiwa mengungsi sementara di rumah tetangga sekitar,” terangnya.

Sementara, kobaran api baru bisa dijinakkan dua jam kemudian atau pukul 16.45 WIB. Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 100 juta. Wardoyo