JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas Membusuk di Baki Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan. Berawal dari Bau, Saat Pintu Didobrak Warga Langsung Berteriak..

Rumah milik korban di Desa Duwet, Baki, Sukoharjo. Foto: Joglosemarnews/ Prabowo
Rumah milik korban di Duwet, Baki. Foto: Prabowo/JSNews

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Baki Sukoharjo digegerkan dengan penemuan satu keluarga asal Dukuh Slemben RT 01/RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo yang tewas mengenaskan, Jumat (21/08/20) malam.

Satu keluarga Suranto yang terdiri dari suami, istri, dan dua anak itu ditemukan tak bernyawa di rumah mereka. Diduga sudah meninggal dunia beberapa hari.

Sempat beredar kabar, mereka tewas akibat pembunuhan. Namun kepolisian masih belum berani berspekulasi dan memilih menunggu hasil identifikasi.

Data di lapangan, penemuan mayat sekeluarga itu bermula ketika ada warga yang mencium bau busuk dari rumah korban.

Baca Juga :  Terus Naik Lur, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Mencapai 620, Pasien Meninggal Sudah 31 Orang

Bau busuk itu kemudian menuntun kecurigaan dan akhirnya mendobrak pintu dan menemukan keempatnya dalam kondisi mengenaskan.

Terlebih, sejak rabu terlihat rumah korban seperti kosong dan kondisinya tertutup.

Lurah Duwet, Suparno saat ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, penemuan mayat satu keluarga itu bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumah.

Dirinya dan sejumlah warga lantas mendobrak pintu untuk mengecek dan ditemukan empat orang yang sudah tak bernyawa.

“Saya tidak sempat masuk lebih dalam karena baunya sudah menyengat. Setelah itu kami melaporkan kejadian itu ke polisi,” kata Suparno.

Baca Juga :  Rumah Seharian Tertutup, Marmi asal Ngargosari Sragen Ternyata Ditemukan Sudah Tergeletak Tak Bernyawa di Ranjangnya

Kapolres AKBP Bambang Yugo Pamungkas langsung terjun melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ditemui awak media di lokasi kejadian, Yugo mengaku polisi masih akan mengidentifikasi kematian empat keluarga tersebut.

“Kami tadi melakukan olah TKP. Saat ini masih proses identifikasi,” kata Bambang Yugo.

Saat ditanya mengenai motif dan total korban, kapolres juga mengatakan hal yang sama.

“Mohon doanya saja semoga kasus ini cepat terungkap,” paparnya. Prabowo