JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ngeyel Tanpa Izin, Pemkab Sragen Instruksikan Satpol PP Setop Pembangunan Tower Smartfren Ilegal di Kedungwaduk Karangmalang!

Tugiyono. Foto/Wardoyo

IMG 20200811 WA0017 1
Tugiyono. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melayangkan surat ke Satpol PP setempat terkait keberadaan menara telekomunikasi atau tower milik provider Smartfren di Dukuh Kedungringin RT 4/1, Desa Kedungwaduk, Karangmalang, Sragen.

Surat itu berisikan agar dilakukan tindakan penghentian terhadap pembangunan tower yang hingga kini terus berjalan padahal belum ada pengajuan izin.

“Kemarin Pak Kades datang melaporkan. Kemudian ada aduan juga dari warga yang keberatan dan belum setuju. Tapi karena laporannya tower sudah dibangun, makanya kami buat surat ke Satpol PP agar dihentikan pembangunannya,” papar Kepala DPMPTSP Sragen, Tugiyono, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (26/8/2020).

Baca Juga :  10.000 Guru di Sragen Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19. Dinas Pendidikan Tak Sabar Berharap Segera Diterapkan Pembelajaran Tatap Muka!

Tugiyono menguraikan apapun alasannya, pendirian tower itu melanggar aturan. Sebab hingga kini pihak pengelola atau provider belum mengajukan perizinan apapun ke DPMPTSP.

Kemudian dari laporan yang diterimanya, masih ada warga di radius rebahan yang belum mau tandatangan.

Padahal sesuai SKB tiga menteri, syarat pendirian tower adalah IMB yang salah satu komponennya harus mendapatkan persetujuan dari semua warga di radius rebahan.

Baca Juga :  Produknya Kian Mendunia, Perusahaan DJG Asal Sragen Sukses Raih Penghargaan Bergengsi The Most Improved Garment Company of The Year dalam Ajang ICBL 2021. Dirutnya Ternyata Masih Berusia 28 Tahun

“Harapan kami, pembangunan dihentikan dulu. Baru kemudian mengurus perizinan, kalau ada masalah Pemkab pun akan memfasilitasi,” tukasnya.

IMG20200812180501 816x612 1
Kondisi tower Smartfren di Kedungringin, Kedungwaduk, Karangmalang, Sragen yang nekat terus dibangun padahal belum berizin, Rabu (12/8/2020). Foto/Wardoyo

Terpisah, Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Heru Martono mengaku belum menerima surat itu. Namun secara informal, pihaknya sudah menerima laporan pimpinan DPMPTSP terkait rencana mendata semua tower telekomunikasi yang ada di Sragen sehingga bisa diambil tindakan bagi yang ilegal atau melanggar aturan. menindaklanjutinya.

“Kami akan koordinasikan dan nanti akan kita tindaklanjuti dengan cek ke lapangan,” tandasnya. Wardoyo