JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Perkuliahan Masih Dilakukan Jarak Jauh, Kemendikbud Usulkan Bantuan Pulsa untuk Mahasiswa

Ilustrasi perkuliahan. Foto: Pixabay.com

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah terus berupaya untuk menyiapkan program bantuan demi mengurangi dampak ekonomi akibat Covid-19 yang dirasakan masyarakat Indonesia.

Setelah terakhir menyiapkan bantuan subsidi gaji bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp5 juta, kini pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menggodok bantuan untuk mahasiswa.

Disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam, usulan bantuan yang diajukan untuk para mahasiswa yakni berupa pulsa yang diharapkan bisa memperlancar proses perkuliahan jarak jauh.

Baca Juga :  Bantuan Kuota Internet Tak Bedakan Status Sekolah Negeri atau Swasta, Mendikbud: Ini Bantuan untuk Semua

“Bantuan pulsa untuk mahasiswa dalam pengusulan. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” ujar Nizam dalam webinar LLDIKTI Wilayah 15, Selasa (18/8/2020).

Selain itu, Kemendikbud juga sedang mengusulkan bantuan gawai berupa tablet untuk membantu pembelajaran di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Usulan ini disampaikan Kemendikbud kepada Kementerian Keuangan.

Upaya lainnya, Kemendikbud juga sedang mengupayakan untuk menyalurkan bantuan uang kuliah bagi mahasiswa yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. “Sedang kita upayakan bantuan uang kuliah untuk mahasiswa,” kata Nizam.

Baca Juga :  UNS Terima 148 Mahasiswa Program Permata Sakti

Seperti diketahui, Kemendikbud memberikan bantuan UKT atau biaya perkuliahan kepada 410.000 mahasiswa semester 3, 5 dan 7 kepada PTN dan PTS dengan menggunakan anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan.

Mendikbud Nadiem Makarim juga telah mengeluarkan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 yang memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN).

www.tribunnews.com