JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Polisi Bongkar Klinik Aborsi, Janin Dihancurkan dan Dibuang dalam Kloset

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Para tersangka praktik aborsi di Klinik dr. SWS, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat punya cara sendiri untuk menghilangkan barang bukti.

Setiap kali melakukan aborsi, mereka kemudian menghancurkan janin para pasien untuk menghilangkan barang bukti.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat, terdapat ribuan janin yang mungkin sudah dihancurkan di klinik itu.

“Prosesnya itu, janin yang dikeluarkan dari kandungan seorang wanita dicampur dengan asam sulfat dalam ember, kemudian larut dan dibuang ke dalam kloset,” ujar Tubagus di Polda Metro Jaya, Selasa (8/8/2020).

Baca Juga :  Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber: Pelaku Alfin Andrian Bawa Pisau dari Rumah, Polisi Sebut Ada Indikasi Rencana Pembunuhan

Menurut Tubagus, cara menghancurkan janin dengan asam dan kemudian membuangnya di kloset dilakukan para tersangka untuk menghilangkan barang bukti.

Hingga saat ini, kata Tubagus, penyidik juga belum menemukan adanya makam janin di lokasi itu.

“Tapi kebetulan saat penangkapan, masih ada satu janin dalam ember yang belum dihancurkan,” kata Tubagus.

Polisi menggerebek klinik aborsi dr. SWS pada Selasa (3/8/2020). Sebanyak 17 orang ditetapkan sebagai tersangka mulai dari tenaga medis, pengelola, calo hingga orang yang melakukan aborsi di tempat itu.

Tubagus mengatakan, klinik tersebut telah beroperasi selama lima tahun. Dari catatan pasien mulai Januari 2019 hingga 10 April 2020, kata dia, klinik ini telah melayani 2,638 pasien aborsi.

Baca Juga :  Pegawai KPU Bekerja dari Rumah Lantaran Ketuanya Positif Covid-19

“Dalam sehari rata-rata menerima lima sampai tujuh pasien,” ujar Tubagus.

Tubagus berujar, biaya aborsi di Klinik dr. SWS bervariasi sesuai umur janin. Untuk aborsi janin usia kandungan 6 sampai 7 minggu dipatok dengan harga Rp 1,5 – 2 juta.

Sementara usia kandungan 8 sampai 10 minggu dipatok seharga Rp 3 – 3,5 juta. Sedangkan usia kandungan 10 sampai 12 minggu dihargai Rp 4 – 5 juta. Terakhir, untuk usia 15 sampai 20 minggu dengan harga Rp 7 – 9 juta.

www.tempo.co