JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pesona Agro Wisata Kebun Buah Jambu Kristal Organik Pak Mardi di Karangmalang Sragen. Hanya Bayar Rp 10.000, Sudah Bisa Petik dan Makan Buah Jambu Segar Sepuasnya, Pengunjungnya Sampai Jakarta!

Pak Mardi menunjukkan buah jambu kristal organik di agro wisata Kebun Buah Jambu Kristal Organik miliknya di Plosokerep, Karangmalang, Sragen. Foto/Wardoyo
Pak Mardi menunjukkan buah jambu kristal organik di agro wisata Kebun Buah Jambu Kristal Organik miliknya di Plosokerep, Karangmalang, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah agro wisata Kebun Buah Jambu Air Banaran viral dan mengundang ribuan pengunjung, kali ini satu obyek wisata berkonsep kebun buah juga muncul di Sragen.

Namanya adalah Kebun Buah Jambu Kristal Organik. Agro wisata kebun buah jenis Jambu Kristal yang dikela Mardi (53) ini berlokasi di Dukuh Wates, Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Saat JOGLOSEMARNEWS.COM menyambangi Jumat (21/8/2020), langsung disuguhi pemandangan hijau dari hamparan ratusan pohon jambu kristal di lahan milik Mardi.

Suasana makin syahdu lantaran lokasi kebun ini berdiri di lahan yang bertipikal berundak seperti terasering.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Mardi mengatakan kebun jambu kristalnya itu berdiri di lahan seluas 1 hektare dengan tanaman sekitar 700 pohon buah jambu kristal.

Kebun jambu kristalnya dirintis sejak tahun 2016 dengan konsep kebun buah sekaligus obyek wisata keluarga.

“Karena buah jambu kristal kan belum banyak dibudidayakan. Apalagi ini kami tanam dengan konsep organik alias tanpa kimia,” paparnya ditemui di kebunnya, Jumat (21/8/2020).

Mardi menguraikan kebun buah jambu kristalnya itu sudah empat kali panen raya. Panen biasanya berlangsung dua kali dalam setahun dengan durasi dua bulan setiap panennya.

Panen pertama biasanya pada bulan Januari-Februari dan kedua pada Juli-Agustus. Untuk sekali panen, kebunnya bisa menghasilkan 2 kuintal jambu kristal.

Tiket Rp 10.000 Makan Buah Sepuasnya

Selain produksi buah segar, kebun jambunya itu juga dikemas untuk wahana wisata keluarga. Konsep yang ditawarkan unik.

Pak Mardi dan Babinsa Jumanto saat berpose di pintu masuk agro wisata kebun buah jambu kristal organiknya. Foto/Wardoyo

Yakni dengan tiket masuk hanya Rp 10.000, pengunjung sudah bisa berwisata menikmati kebun buah jambu kristalnya dan petik serta makan sepuasnya.

“Tiket kami patok terjangkau agar semua lapisan masyarakat bisa menikmati. Tiket masuk hanya Rp 10.000, di dalam pengunjung sudah bisa metik buah jambu dan makan sepuasnya. Mau makan satu buah, dua atau lima buah juga boleh. Pokoknya hanya dengan tiket masuk Rp 10.000 itu sudah boleh makan buah sepuasnya, makan sak warege di kebun. Nah, kalau mau bawa pulang untuk oleh-oleh, baru beli. Harga buah baru petik juga terjangkau yakni Rp 15.000 perkilogram,” terangnya.

Baca Juga :  Divonis 4 Kali Lebih Berat, 3 Terdakwa Korupsi Rp 2 Miliar Proyek RSUD Sragen Kompak Langsung Nyatakan Banding. Jaksa Juga Pikir-pikir

Mardi menuturkan selama hampir 3,5 tahun ini, kebunnya juga sudah banyak dikunjungu warga dan wisatawan. Biasanya mereka datang rombongan baik dari keluarga atau rombongan dari desa naik sepur kelinci.

Mereka yang datang kebanyakan dari lokal Sragen namun sebagian juga dari luar kota seperti Solo, Sukoharjo dan lainnya.

“Kalau sepur kelinci itu biasanya rombongan dari Masaran. Mereka sekali datang 40 orang. Kadang juga datang rombongan keluarga pakai mobil,” terangnya.

Lebih lanjut, pekebun berpenampilan sederhana itu menjelaskan untuk merawat kebun buahnya, ia dibantu oleh istri dan anaknya. Jika panen raya tiba dan banyak pengunjung, kadang dibantu beberapa pekerja.

“Kadang dibantu 4 sampai lima orang,” tuturnya.

Pekerja saat memetik buah pesanan pengunjung yang akan dibawa untuk oleh-oleh. Foto/Wardoyo

Lantas apa kelebihan agro wisata kebun jambu kristalnya? Mardi menyebut selain bisa berfoto selfie dan menikmati pemandangan di kebun jambu, pengunjung juga bisa memetik dan makan buah sepuasnya dengan tiket hanya Rp 10.000.

Kemudian buah jambu kristal yang ada di kebunnya dibudidaya secara organik sehingga baik untuk kesehatan. Keunggulan buahnya juga rasanya manis, daging buah lebih tebal dan isinya hanya sedikit.

“Isinya nyaris nggak ada. Daging buahnya juga tebal dan manis. Saya juga tertarik dan kemarin beli bibit dari sini saya tanam di rumah,” ujar Jumanto, salah satu Babinsa Kodim Sragen yang mengaku juga ketagihan datang berwisata di Kebun Jambu Kristal Organik milik Mardi.

Panen Besar Sebulan ke Depan

Mardi menambahkan saat ini, sebagian besar pohon jambu di kebunnya juga sudah berbuah dan sudah bisa dikunjungi. Namun untuk panen raya dengan buah melimpah, diperkirakan masih sebulan lagi.

“Saat ini kalau sedikit-sedikit ya masih ada tiap hari buahnya. Tapi kalau mau lihat panen raya dan buahnya banyak nanti sekitar tiga minggu atau sebulan ke depan silakan datang ke sini. Makanya bagi pengunjung, kami sarankan datangnya tiga minggu atau sebulan lagi pas panen besarnya nanti semua buah besar-besar. Kadang satu buah bisa bobor 7 ons,” urai Mardi.

Baca Juga :  Ustadz Muda Habib MA Berpulang, Bupati Sragen Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Almarhum yang Tak Mungkin Terlupakan. Sebut Almarhum Sosok Luar Biasa!

Selama ini, ia hanya mengenalkan kebun wisatanya getok tular saja. Untuk bisa sampai ke kebun buah Jambu Kristal Organik pak Mardi sangat mudah.

Dari Obyek Wisata Ndayu Park Saradan, sekitar 300 meter ke arah selatan ada poster penunjuk lokasi Kebun Buah Kristalnya. Kemudian masuk gang kiri jalan sekitar 800 meter dari jalan raya Saradan-Kedawung.

Dari Luar Kota

Salah satu pengunjung yang ditemui saat berwisata di Kebun Jambu Kristal, Jumat (21/8/2020) siang, Witri Suwanto (33) mengatakan dirinya datang bersama keluarga anak dan istri.

Witri, pengunjung asal Jakarta membawa anak dan istrinya berwisata di kebun jambu kristal Pak Mardi. Foto/Wardoyo

Pria kelahiran Gentanbanaran Plupuh yang kini sudah menetap di Jakarta itu mengaku sudah sering datang ke kebun jambu kristal Pak Mardi. Selain tujuan refreshing, kedatangannya juga untuk membeli oleh-oleh jambu untuk dibawa mudik ke Jakarta.

“Saya awalnya tahu dari teman. Ini tadi pas silaturahmi dari rumah teman dan mampir ke sini dulu beli oleh-oleh jambu untuk dibawa ke Bandung, tempat mertua. Istri saya asli Bandung, tapi kami kerja di Jakarta,” ujar Witri.

Ia mengaku bangga dengan adanya kreativitas Pak Mardi yang merintis agro wisata kebun jambu kristal itu. Menurutnya itu menginspirasi pemanfaaran lahan di Sragen yang dikenal subur.

“Mantap ini. Konsep nanam sekali tapi panen terus. Bisa untuk sarana wisata karena masuk ke sini udara segar, lalu hanya dengan Rp 10.000, kita sudah bisa petik sendiri dan makan buah jambu segar sepuasnya,” tukasnya.

So, bagi yang hobi piknik ke kebun buah, silakan bisa berburu, petik dan makan buah sepuasnya di Kebun Buah Jambu Kristal Pak Mardi! (Wardoyo)