JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Resmikan Mal Pelayanan Publik Solo, Tjahjo Kumolo: Kita Semua Sebagai Bagian dari Birokrasi Harus Berubah

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Solo, Jumat (28/8/2020). Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Solo, Jumat (28/8/2020). MPP Solo menjadi MPP ke 26 di Indonesia dan menjadi satu-satunya MPP yang bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tjahjo menekankan, lahirnya MPP memaksa birokrasi untuk berlari dari zona nyaman, terutama di saat krisis seperti masa pandemi Covid-19 ini. Menghadapi kondisi yang terjadi saat ini, eksistensi peran birokrasi sebagai pilar pembangunan sedang diuji, terutama dari aspek tata kelola internal dan pelayanan publik.

“Birokrasi dipaksa untuk berlari dari zona nyaman untuk menghadapi tata kehidupan normal baru dan kita semua sebagai bagian dari birokrasi harus berubah,” urainya.

Baca Juga :  Vaksinasi Tahap II, Pemkot Solo Masukkan Pedagang Sebagai Sasaran

Menurut Tjahjo, Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa kondisi krisis yang melanda seluruh negara di dunia harus dijadikan momentum untuk mengejar ketertinggalan dari bangsa lain. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan lompatan, salah satunya dengan mengintegrasikan layanan masyarakat, sehingga alur birokrasi semakin cepat.

Konsep MPP pada prinsipnya adalah mengintegrasikan semua pelayanan publik yang diperlukan masyarakat di satu tempat. Instansi pusat, daerah, BUMN, bahkan swasta bisa bergabung dalam MPP. Berdasarkan data yang ada, MPP Kota Surakarta memiliki total 377 jenis pelayanan yang berasal dari 21 instansi, yakni OPD Kota Surakarta, instansi vertikal, BUMN, dan swasta.

Baca Juga :  Sosok Ustaz Ahmad Sukina : Menjadi Murid Pertama Pendiri MTA Abdullah Thufail (Bagian 2)

Di dalam MPP, fasilitas pelayanan publik telah terpadu dalam satu bangunan dan terhubung dalam satu jaringan, sehingga pelayanan dilakukan secara cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman.

“MPP di Solo harus konsisten melayani masyarakat dengan senantiasa memelihara sarana dan prasarana sebagai salah satu pendukung utama bisa terselenggaranya pelayanan publik yang cepat dan tepat,” tandasnya. Prihatsari