JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Siap Dukung Kejagung dan Polri Soal Aliran Dana Joko Tjandra, PPATK Tunggu Permohonan Resmi

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang baru, Dian Ediana Rae, mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK) siap mendukung Kejaksaan Agung dan Polri untuk membentu menelusuri aliran dana dalam kasus Joko S Tjandra.

Namun sejauh ini, surat permohonan resmi belum sampai ke meja PPATK.

“Saya sudah dengar, mungkin suratnya belum sampai kepada kami. Tapi kami siap untuk mendukung Kejaksaan Agung dan Polri apabila diminta,” ujar Ketua PPATK Dian Ediana Rae saat dihubungi, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga :  Kasus Joko Tjandra, MAKI Ungkap Dugaan Percakapan Jaksa Pinangki dan Anita Kolopaking

Dua institusi hukum sebelumnya menyatakan telah menggandeng PPATK untuk membantu melacak aliran dana dalam kasus Joko Tjandra.

Untuk Kejaksaan Agung, aliran dana diduga ada dari Joko Tjandra kepada Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Pinangki diketahui pernah bepergian ke luar negeri sebanyak sembilan kali tanpa seizin atasan, di mana dalam agenda perginya itu, ia diduga bertemu Joko Tjandra saat masih menjadi buron.

Baca Juga :  Giliran FPI, Alumni 212, dan Rizieq Shihab Desak Pemerintah Tunda Pemilihan Kepala Daerah. Sebut Pilkada 2020 sebagai Pilkada Maut

Sementara untuk di Polri, penyidik meminta PPATK untuk membantu mencari aliran dana dari Joko Tjandra kepada Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo.

Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri itu dinyatakan menyalahgunakan wewenangnya dengan menerbitkan surat jalan untuk Joko Tjandra.

Prasetijo bahkan ikut mendampingi saat Djoko Tjandra pergi ke Pontianak. Selain itu, dia, Prasetijo, juga memfasilitasi pembuatan surat bebas Covid-19.

www.tempo.co