SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sekitar satu setengah dekade lalu, nama Esemka menjadi perbincangan nasional setelah mobil karya anak bangsa itu menarik perhatian Wali Kota Solo saat itu, Joko Widodo.
Kini, perhatian serupa kembali mengarah pada sebuah inovasi otomotif dari dunia pendidikan. Mobil listrik Molisa, hasil pengembangan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, mendapat kesempatan dipresentasikan langsung di hadapan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, putra dari Joko Widodo.
Kunjungan tim pengembang Molisa ke Istana Wakil Presiden di Jakarta pada Kamis (9/7/2026) menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi yang lahir dari lingkungan kampus.
Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran meninjau langsung prototipe kendaraan, berdialog dengan mahasiswa dan dosen pembimbing, sekaligus memberikan sejumlah masukan agar pengembangannya terus berlanjut.
Anggota Tim Molisa, Naufal Afif Fathi, menjelaskan salah satu keunggulan kendaraan tersebut adalah penggunaan panel surya pada bagian atap sebagai sumber energi tambahan.
“Panel surya di bagian atas berfungsi untuk menambah suplai energi tambahan sehingga semakin memperkuat konsep kendaraan ramah lingkungan,” jelasnya.
Menurut Naufal, perhatian dari Wakil Presiden menjadi motivasi bagi tim untuk terus mengembangkan teknologi kendaraan listrik yang sedang mereka rintis.
“Wapres memberikan arahan agar mahasiswa Unissula terus berkembang dan berinovasi dalam mewujudkan green future melalui pengembangan teknologi kendaraan listrik berbasis energi hijau,” katanya.
Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, menyambut positif apresiasi yang diberikan Wakil Presiden kepada karya mahasiswa Unissula.
“Ini merupakan kehormatan yang sangat besar bagi YBWSA maupun Unissula,” ujarnya.
Ia menilai perhatian dari pemerintah menjadi dorongan bagi perguruan tinggi untuk terus melahirkan inovasi yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
“Molisa bukan sekadar mobil listrik karya mahasiswa. Ini adalah simbol lahirnya generasi muda Indonesia yang kreatif, inovatif, dan mampu menghasilkan teknologi untuk kemajuan bangsa.”
“Kami berharap pemerintah terus memberikan dukungan sehingga inovasi ini dapat berkembang menjadi produk yang memberi manfaat luas bagi masyarakat dan industri kendaraan listrik nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Industri Unissula, Muhammad Qomaruddin, menjelaskan Molisa merupakan hasil kolaborasi riset dosen dan mahasiswa yang dikembangkan melalui penelitian aplikatif secara berkelanjutan.
Mahasiswa, kata dia, terlibat langsung dalam seluruh proses pengembangan, mulai dari perancangan, rekayasa, manufaktur, pengujian hingga penyempurnaan kendaraan.
“Inilah pembelajaran sesungguhnya. Mahasiswa kami berkolaborasi bersama dosen menghasilkan inovasi nyata sehingga memiliki kompetensi yang siap menjawab kebutuhan industri kendaraan listrik di masa depan,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran juga memperlihatkan sejumlah kendaraan produksi nasional, termasuk kendaraan taktis Maung, sebagai referensi bagi mahasiswa mengenai perkembangan industri otomotif di Indonesia.
Momen kunjungan ditutup dengan penandatanganan bodi prototipe Molisa oleh Gibran. Bagi tim pengembang, tanda tangan tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus penyemangat untuk melanjutkan riset dan pengembangan kendaraan listrik karya mahasiswa Unissula. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















