JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Unit PPA Polresta Solo Nilai Home Visit Guru Efektif Tekan Kekerasaan dan Pelecehan Seksual Anak Saat Pandemi Covid-19

Saat pandemi corona, salah satu cara belajar adalah melalui siaran TV. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kepolisian dari Polresta Surakarta menegaskan sejauh ini minim kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga pelecehan seksual pada anak baik saat Work From Home (WFH) maupun sekolah jarak jauh (SJJ) di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Surakarta, AKP Dwi Erna Rusanti memaparkan sejumlah faktor penting yang menekan tindakan tersebut, terutama di wilayah hukum Kota Solo. Salah satunya keaktifan tenaga pendidik dengan home visit.

“Kalau kami monitor, banyak guru yang visit ke rumah siswanya sangat efektif menekan tindak kejahtan dan rumah. Karena kegiatan itu bisa membuat orang tua dan anak-anaknya bersosialisasi,” kata Dwi Erna mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (05/08/20).

Baca Juga :  Jurnalis Joglosemarnews Juara 2 Lomba Artikel Jurnalistik Kemdikbud 2020

“Tentunya home visit itu tetap menjalankan protokol kesehatan. Karena saya lihat paling banyak sekitar lima anak saja yang ikut tiap kelompol,” tambah dia.

Erna menjelaskan, minimnya kasus kekerasan kepada anak saat pandemi Covid-19 juga tak bisa dilepaskan dari letak geografis Kota Solo. Mudahnya akses jaringan internet hingga mobilitas yang relatif lancar membuat orang tua dan anak-anak lebih mudah menjalankan pembelajaran secara daring.

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa Tanpa Izin, 1 Orang Pembawa Palu Jadi Tersangka dan Ditahan di Mapolres Solo

“Pemahaman kami, Kota Solo kan tidak terpencil, sehingga akses jaringan dan data relatif mudah. Kalau di pedesaan mungkin bisa saja susah sinyal dan sebagainya sehingga orang tua emosi dan terjadi tindak kekerasan,” tegas Erna.

Dia menambahkan, sejauh ini kasus KDRT yang ditangani unitnya merupakan kasus lama sebelum pandemi Covid-19 yang berhasil terselesaikan. Meski dirinya tak menampik saat ini memiliki keterbatasan misalnya dalam hal pemeriksaan dan pemanggilan karena protokol kesehatan yang ketat. Prabowo