JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Vihara Buddhagaya Watu Gong, Vihara Pertama di Indonesia

Vihara Buddhagaya Watu Gong / lupita - johlosemarnews
Vihara Buddhagaya Watu Gong / lupita – johlosemarnews

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wisata religi Kota Semarang tidak kalah menariknya dengan wisata religi lainnya. Salah satu lokasi yang cukup menarik adalah Vihara Buddhagaya Watu Gong.

Vihara ini dipercaya merupakan vihara bagi umat Buddha yang pertama di Indonesia.

Menurut catatan sejarah, Vihara Buddhagaya Watu Gong berdiri sekitar tahun 1950. Vihara ini merupakan vihara yang pertama dibangun setelah runtuhnya kerajaan Majapahit.

Romo Warto, pengurus Yayasan Buddhagaya mengisahkan, tanah seluas 2,5 hektare, awalnya dihibahkan oleh Goei Thwan Ling atau Sutopo.

Menurut kisahnya, pada awal sebelum berdirinya Vihara Buddhagaya Watu Gong , ada batu berbentuk gong yang dianggap sakral oleh orang-orang.

Ketika itu, watu gong oleh masyarakat setempat dianggap keramat, sering digunakan sebagai tempat untuk berdoa dan bertapa.

Baca Juga :  BPIP Cermati Gaya Khas Ganjar saat Berikan Edukasi Ideologi Pancasila.

Karena semakin banyak orang yang memuja watu gong tersebut, lalu dibangunlah sebuah vihara yang diberi nama Buddhagaya Watu Gong.

lupita – joglosemarnews

Bhikku Ashin Jinarakkhita merupakan bhikku pertama yang menjadi perintis berdirinya Vihara Buddhagaya Watu Gong, sangat banyak sejarah besar yang berhasil ditorehkan bersama Vihara Buddhagaya Watu Gong.

Salah satu sejarah besarnya tercatat,
pada tahun 1956 Bhikku Ashin Jinarakkhita menanam pohon Bodhi dan mengadakan Sima Internasional di Kota Semarang.

Selama beberapa tahun vihara ini sempat terlantar, lalu bangkit kembali di tangan Sangha Theravada, pada tahun 2001 dengan dilakukannya renovasi.

Kemudian, pada tahun 2002 H Mardiyanto selaku Gubernur Jawa Tengah meresmikan gedung Dhammasala. Dua tahun setelah peresmian gedung Dhammasala, dibangunlah Pagoda Avalokitesvara yang diresmikan pada tahun 2005.

Baca Juga :  Wouw... Hutan Tinjomoyo Bakal Dilengkapi Jembatan Kaca

Terdapat beberapa bangunan yang ada di Vihara Buddhagaya Watu Gong yang terdiri dari dua bangunan utama yaitu gedung Dhammasala dan Pagoda Avalokitesvara, serta terdapat 6 monumen yaitu Watu Gong, Pohon Bhodi, Patung Buddha tidur, patung Buddha duduk, patung Dewi Kwan Im, dan kolam teratai.

Sampai saat ini Vihara Buddhagaya Watu Gong digunakan sebagai tempat peribadatan dan wisata religi. Untuk Pagoda Avalokitesvara digunakan oleh orang-orang keturunan China.

“Biasanya pelancong yang datang ada tujuannya, kadang meminta kekayaan, jodoh, kesehatan, panjang umur, kebahagiaan dan murni untuk beribadah,” ujar Romo Warto pada Joglosemarnews, Kamis (21/8/2020). lupita – wandani