JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Warga Duwet Baki Geger!, 4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas di Dalam Rumah. Diduga Korban Pembunuhan.

Rumah milik korban di Desa Duwet, Baki, Sukoharjo. Foto: Joglosemarnews/ Prabowo
Rumah milik korban di Duwet, Baki. Foto: Prabowo/JSNews

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Dukuh Klemben RT 01 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan mayat satu keluarga yakni dari keluarga Suranto, Jumat (21/08/20) malam.

Mayat satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan dua anak tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah yang tampak mengenaskan, karena bekas ceceran darah ada di mana-mana. Dua anak yang tewas tersebut diduga masih kecil.

Lurah Duwet, Suparno saat ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, penemuan mayat satu keluarga itu bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumah. Dirinya dan sejumlah warga lantas mendobrak pintu untuk mengecek dan ditemukan empat orang yang sudah tak bernyawa dan kondisi mengenaskan.

Baca Juga :  Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Melampaui Angka 600, Pasien Meninggal Bertambah Satu Orang

“Pintu tertutup rapat. Lalu didobrak. Saya tidak sempat masuk lebih dalam karena baunya sudah menyengat. Setelah itu kami melaporkan kejadian itu ke polisi untuk ditangani lebih jauh,” kata Suparno.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, warga menduga bau busuk menyengat karena ada bangka kucing atau tikus yang mati. Tapi karena kondisi mencurigakan, akhirnya warga memberanikan diri mengecek dan mendobrak pintu rumah.

Baca Juga :  Warga Madyorejo Jetis Sukoharjo Kompak Nobar Film Pengkhianatan G30S PKI

Dari pantauan di lapangan, sejumlah petugas kepolisian bersama relawan juga terlihat di lokasi kejadian. Selang beberapa jam, empat korban langsung dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo untuk dilakukan outopsi.

Warga juga memadati lokasi kejadian untuk melihat. Aparat kepolisian yang dibantu TNI turut mengamankan lokasi. Dugaan sementara, satu keluarga itu tewas karena dibunuh.(Prabowo)