JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Pantura

12 Anggota Polres Pekalongan Dinyatakan Kena Virus Corona

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setyawan Dwi Antoro, didampingi Wakil Kepala Polres Pekalongan, Kompol Andis Arfan Tofani, saat ditemui para awak media di Setda Pekalongan pada Senin (21/09/2020), kemarin. Istimewa

KAJEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jumlah anggota Polres Pekalongan yang terpapar Covid-mencapai 12 personel. Kondisi tersebut menunjukan bahwa penyebaran virus corona di Kabupaten Pekalongan masih belum terkendali. Informasi ini disampaikan usai disampaikan hasil uji laboratorium keliling atau Polymerase Chain Reaction (PCR), kepada 108 polisi di Kabupaten Pekalongan pada Kamis (17/9/2020) dan Jumat (18/9/2020).

Seluruh anggota Polres Pekalongan yang terjangkit virus corona masuk kategori pasien tanpa gejala dan kondisi kesehatan dalam keadaan baik. Dari 12 orang personel, empat di antaranya perwira.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro, saat dikonfirmasi para awak media membenarkan, informasi tersebut. Ditegaskan oleh Setyawan bahwa 12 anggota yang terkonfrimasi tersebut itu bukan dari kluster polres.

“Dari 12 anggota personel Polres Pekalongan yang terjangkit virus corona itu tidak semuanya bertugas di Mapolres Pekalongan, mereka ada tugas di Polsek,” ujar dia, saat ditemui di Setda Pekalongan pada Senin (21/09/2020), kemarin.

“Dilakukan swab PCR sebanyak 108 anggota, hasilnya 12 terkomfirmasi covid-19. Jadi, 12 tersebut bukan Klaster polres, ingat ya. Mereka bertugas di beberapa wilayah, tidak dalam satu perkantoran,” sambung dia.

Baca Juga :  AKBP Raphael Sandhy Nahkodai Polres Kendal, Netralitas Polri di Pilkada Kembali Dipertegas

Dijelaskan Oleh Setyawan lebih detail, sedianya telah dilakukan pada Jumat (17/09) yang dilakukan pada 108 anggota Polres Pekalongan.

“Semua (12 personel yang terjangkit covid-19) itu tanpa gejala, kondisinya sehat, sehingga kami arahkan untuk isolasi mandiri. Kita reguler tetap akan melakukan swab,” terang dia.

Masih menurut Wawan, sebelumnya pihaknya juga melakukan tes swab regular di Polres Pekalongan, dengan orang yang sama, namun hasilnya yang baru diterima pada Minggu (20/09/2020), hasilnya negatif.

Wawan juga menegaskan sedianya baik test swab reguler maupun PCR, tidak ada perbedaanya. Pasalnya, yang dipakai untuk dijadikan langkah selanjutnya yang hasilnya positif.

“Sebetulnya tidak ada perbedaan, pengambilan kalau di reguler (swab), diambil 2 kali yakni osofaring dan nosofaring. Salah satu saja positif, maka masuk kategori positif (terkonfirmasi covid-19). Kemarin hasil px dilembaran sendiri-sendiri. Tidakidak ada perbedaan mas, tentang hasil tetep yang dipake yang positif,” tambahnya.

Pihaknya juga telah melakukan tracking pada warga lainnya yang terkontak dengan 12 anggota polres, termasuk dengan keluarganya masing-masing. Pada bagian lain, Wakil Kepala Polres Pekalongan, Kompol Andis Arfan Tofani, menambahkan, terpaparnya 12 anggota Polres Tersebut dari hasil PCR, yang dilakukan pada 108 anggota di Polres Pekalongan Jumat (18/09/2020), lalu.

Baca Juga :  Kebijakan WFH Kembali Digulirkan, 7 ASN di Kendal Kena Virus Corona

Sebelumnya, pada Kamis (16/09), dilakukan swab reguler di Polres Pekalongan dengan anggota yang sama, yang hasilnya baru keluar pada Minggu (20/09), dengan hasil negatif.

“Anggota kami telah dilaksanakan swab dua kali, hari Kamis dan hari Jumat. Hari Kamis swab dengan regular, kemudian Jumat swab dengan PCR. Yang PCR, inilah muncul 12 anggota tadi yang dinyatakan positif. Kemudian yang swab reguler hari Kamis, baru keluar hasilnya hari Minggu, dengan orang yang sama hasilnya negatif,” kata Andis.

Penting untuk diketahui, perkembangan covid-19 di Kabupaten Pekalongan, dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Pekalongan, mengalami peningkatan kasus dan juga peningkatan kesembuhan. Tercatat dari 168 temuan kasus covid-19 di Kabupaten Pekalongan, terdapat 14 orang masih dirawat, 96 sembuh, 46 isolasi mandiri dan 12 orang meninggal dunia. Frieda|Satria Utama