JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

3 Bulan Dilanda Krisis, Warga di Sragen Utara Langsung Sumringah Digelontor 10 Tangki Air dari Polres. Saking Senangnya Kotak Magic Com Sampai Ikut Diisi, Nenek-Nenek Pun Rela Ngantri

Mbah Satinem, warga Desa Dukuh, Tangen saat membawa air dengan klenting dan wadah bekas cat dari bantuan droping air bersih Polres Sragen, Rabu (30/9/2020). Foto/Wardoyo
Warga di Desa Dukuh, Tangen, Sragen saat mengantri kucuran air bersih bantuan droping dari Polres Sragen, Rabu (30/9/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Raut wajah Satinem (65) warga Dukuh Sugihan, Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Sragen tampak begitu sumringah.

Tangan kanannya sibuk mengambil air dari tandon terpal yang diisi oleh tangki droping air dari Polres Sragen, Rabu (30/9/2020). Air itu kemudian dituangkan ke wadah jeriken, klenting hingga kotak magic com yang ia bawa.

Bersama belasan warga lain, nenek renta itu tampak bersemangat mengisi wadah airnya. Sementara warga lain juga membawa wadah air untuk dibawa ke rumah masing-masing.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRD Sragen Endus Indikasi Seleksi Pengisian Perangkat Desa di "Dimain-mainkan". Ungkap Ada yang Nggak Jujur!

“Seneng sak pole lah Mas. Sejak bar bakdo (usai Lebaran) air sangat susah di sini. Tiap hari harus ambil air dari sumur jarak 1 kilometer. Saya sudah nggak kuat, cucu saya yang ambil ke sumur. Makanya mumpung ada bantuan ini, semua wadah saya bawa Mas,” ujarnya.

Mbah Satinem, warga Desa Dukuh, Tangen saat membawa air dengan klenting dan wadah bekas cat dari bantuan droping air bersih Polres Sragen, Rabu (30/9/2020). Foto/Wardoyo

Senada, Sri Wahyuni (35) warga Dukuh Sugihan, RT 12, Desa Dukuh juga mengaku sangat senang mendapat bantuan droping air. Dengan bantuan itu, dirinya tak lagi susah payah mencari air dari sumur yang tersisa.

Baca Juga :  Fakta Baru Video Panas 25 Detik Sragen Bergoyang Direkam dari Lubang. Ternyata Durasi Aslinya Lebih Lama..

Jarak sumur ke rumahnya ada sekitar 300 meter. Itu pun terkadang harus mengantri dengan warga lain.

“Seneng banget dapat air dari Pak Polisi. Sudah sekitar 3 bulan ini sudah air. Pamsimas sudah nggak nyala. Ini saya bawa jeriken dan ember. Mumpung dekat dari rumah dan tinggal ngambil. Ini nanti buat mandi dan nyuci. Saya sama anak cucu ambilnya ini,” tuturnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua