JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

87 Warga Karanganyar Terdata Gelar Hajatan Hari Ini dan Besok. Kepala Satpol PP Ingatkan Hajatan Hanya Siang Hari, Wilayah Terkonfirmasi Covid-19 Tidak Diizinkan!

Kepala Satpol PP Karanganyar bersama tim saat mendatangi warga yang hendak menggelar hajatan. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar intens mendatangi warga yang akan menggelar hajatan berupa resepsi pernikahan ditengah pandemi Covid-19.

Satpol PP mengingatkan warga untuk tetap disipilin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, untuk wilayah yang ada warga terkonfirmasi positif covid-19, hajatan tidak akan diizinkan.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophie Ekojati Wibowo, kepada sejumlah wartawan usai memberi penjelasan kepada warga yang akan menggelar hajatan, Jumat (25/9/2020).

Ia mengatakan meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, bupati tetap mengijinkan warga untuk menggelar resepsi pernikahan.

Hanya saja, pada saat pelaksanaan, seluruh protokol kesehatan harus dilaksanakan.

Baca Juga :  Beberkan UU Omnibus Law, Anggota DPR RI PDIP Sampai Blusukan ke Desa di Karanganyar. Klaim Omnibus Law Lahir Untuk Selamatkan Negara dari Kebangkrutan

“Kami memang sengaja mendatangi rumah warga yang akan menggelar hajatan sebelum resepsi dilaksanakan dengan memberikan arahan soal penerapan protokol kesehatan. Pada saat hajatan berlangsung, tim kembali datang untuk memastikan seluruh protokol kesehatan telah dilaksanakan dengan baik,” jelas Yophie.

Dikatakannya, di seluruh wilayah Karanganyar, sebanyak 87 warga akan menggelar hajatan pada hari Sabtu (26/9/2020) dan hari Minggu (27/9/2020).

Yopi menuturkan, sebanyak 17 tim akan melakukan pemantauan terhadap kegiatan hajatan yang dilakukan oleh warga ini.

“Untuk wilayah yang ada warga terkonfirmasi covid-19, sesuai dengan arahan bupati, jika di satu wilayah ada yang dinyatakan positif, maka hajatan tidak diizinkan. Pelaksanaan juga kita arahkan pada siang hari, dan tidak boleh malam hari. Jika ada yang menggelar malam hari maka kita bubarkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Takut Jadi Klaster Baru Covid-19, Pembagian Raskin Desa Pendem Mojogedang Dialihkan Sementara ke Rumah Warga. Balai Desa Juga Disemprot Total Buntut Ada Istri Perangkat Desa Terpapar Corona

Sementara Widayati, warga Sambiroto, Desa Pandeyan, Kecamatan Tasikmadu yang akan menggelar acara pernikahan salah satu puterinya, Sabtu (26/9/2020) menyatakan, telah menyiapkan seluruh protokol kesehatan, mulai dari pemerikasaan suhu tubuh, hand sanitizer serta masker.

“Seluruhnya sudah kami siapkan mas. Tamu undanagan juga hanya sekitar 200 orang. Mudah-mudahan acara pernikahan anak saya berlangsung lancar,” ujarnya. Wardoyo