JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, 3 Pasien Baru Positif Covid-19 Sragen Belum Terlacak Sumber Penularnya. Berikut Daftar 4 Tambahan Pasien Positif Tanggal 18 September!

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto usai menjalani rapid test di Matahari Dept Store. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen terus menunjukkan peningkatan. Hari ini, Jumat (18/9/2020) grafik covid-19 Sragen kembali menanjak dengan tambahan 4 warga dinyatakan positif terpapar covid-19.

Tambahan 4 kasus positif itu melambungkan angka total kasus positif covid-19 Sragen yang kembali meroket menjadi 456 kasus.

Tiga dari empat pasien baru itu juga belum diketahui sumber penularannya. Saat ini DKK masih melakukan tracing untuk melacak darimana mereka kemungkinn tertular.

“Masih dilakukan tracing oleh tim DKK,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Jumat (18/9/2020).

Data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Jumat (18/9/2020) petang mencatat ada tambahan 4 positif baru hari ini menjadi 456 kasus dari 452 kasus positif sehari sebelumnya.

Tatag menguraikan tambahan 4 pasien positif hari ini, tersebar di beberapa kecamatan. Dua di antaranya dari Kecamatan Sragen, satu dari Gemolong dan satunya dari Plupuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto menguraikan dari empat pasien positif hari ini, dua pasien dirawat di RSUD dr Moewardi Solo, satu di RS Kasih Ibu Solo dan satunya tanpa gejala alias asimptomatik.

Baca Juga :  Makin Ganas, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 671 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Probabel Hingga Positif Sudah Mencapai 125 Orang

Dengan tambahan 4 kasus positif hari ini, maka jumlah total kasus hari ini menembus angka 456 kasus positif covid-19.

Rinciannya, 134 pasien dirawat, 302 sembuh dan 20 pasien meninggal dunia. Sementara jumlah suspek tercatat sebanyak 238 orang dengan rincian 7 orang dirawat, 196 sembuh dan 36 pasien meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga isolasi mandiri hari ini mencapai 51 orang dan 684 orang terlacak kontak erat. Sementara jumlah total warga yang meninggal tercatat mencapai 59 orang.

Rinciannya 36 suspek, 20 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.

Tatag yang juga Sekda Sragen itu menambahkan peningkatan kasus positif dari hari ke hari ini menjadi peringatan bagi warga untuk makin waspada dan menaati protokol kesehatan.

“Sekali lagi kami berharap warga makin waspada dan peduli untuk menaati protokol kesehatan. Utamanya pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan. Karena dengan pelonggaran-pelonggaran yang ada dan keabaian masyarakat, kasus covid-19 semakin bertambah. Mari bersama-sama menjaga diri, lingkungan, keluarga, dengan menaati prokes agar wabah ini segera mereda,” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Tewas Kecelakaan, Arjun Ternyata Anak Keluarga Kurang Mampu. Orangtuanya Hanya Buruh Jayengan, Kakaknya Habis Operasi

Daftar 4 Pasien Positif Tanggal 18 September:
1. HM (L, 42 tahun) Kec. Sragen. Pasien HM mempunyai gejala batuk dan badan lemas pada 11/9/2020 kemudian dirawat di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Setelah itu HM dirujuk di RSUD dr. Moewardi Solo pada 17/9/2020.
2. MSM (P, 64tahun) Kec. Sragen. Pasien MSM dirawat di RS Kasih Ibu Solo. Sedang dilakukan tracing oleh tim DKK Sragen
3. BWM (L, 9tahun) Kec. Plupuh. Di rawat di RS dr. Oen Surakarta. Sedang dilakukan tracing oleh tim DKK Sragen
4. S (P, 55tahun) Kec. Gemolong. Dirawat di RSUD dr. Moewardi Solo. Sedang dilakukan tracing oleh tim DKK Sragen
Sumber: Gugus Tugas Covid-19