JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Bahaya, Longsor di Jalur Lintas Selatan JLS Giritontro Wonogiri, Aspalpun Retak Sepanjang 25 Meter. Sangat Membahayakan Pengguna Jalan dan Warga Sekitar

Longsor di JLS Giritontro Wonogiri. Foto : istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tebing longsor terjadi di ruas jalan nasional Jalur Lintas Selatan (JLS) Wonogiri. Kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan.

Informasi yang dihimpun, Minggu (6/9/2020), longsor terjadi di ruas Duwet-Giriwoyo. Tepatnya di Giribelah Kecamatan Giritontro, Wonogiri.

Tebing yang longsor menyebabkan aspal jalan retak memanjang. Jika diukur ada sekitar 25 meter aspal yang retak. Hal ini semakin membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

Baca Juga :  Dari Konfercab PGRI Cabang Giritontro Wonogiri, Joko Pudyanto Terpilih Sebagai Ketua, Berharap Kepengurusan Anyar Bisa Beri Warna Baru dan Wujudkan Hal ini

Tebing longsor terjadi sejak 25 Februari 2020. Namun demikian hingga sekarang belum ada perbaikan dari institusi terkait.

Camat Giritontro Fredi Suwarno mengatakan, kondisi yang terjadi di ruas JLS sangat membahayakan pengguna jalan. Terlebih JLS merupakan jalan utama yang padat arus lalu lintasnya.

Baca Juga :  Permasalahan Kata Nyawiji di Tagline Josss dan Harjo, Begini Komentar Kedua Paslon

Dia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Dia sangat berharap, kerusakan akibat bencana alam itu secepatnya mendapat penanganan.

“Saat ini sudah memasang drum-drum pembatas dan rambu adanya kerusakan. Tapi itu kan sifatnya hanya untuk jangka pendek,” ujar dia. Aria