JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Bawaslu Jateng Minta Semua Elemen Taat Protokol Kesehatan Selama Rangkaian Pilkada

Rofiuddin / wandani - joglosemarnews
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di masa pandemi Covid-19, diminta untuk taat menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan.

Demikian dikatakan oleh Kordinator Divisi Humas Bawaslu Provinsi Jateng, Rofiuddin kepada Joglosemarnews.

“Bawaslu telah menyampaikan jika Pilkada diadakan di masa pandemi, ya tentu kita semua yang terlibat harus bisa menjalankan protokol kesehatan,” ujar dia.

Rofiuddin mengatakan, pihak Bawaslu tidak bosan-bosannya mengingatkan tentang protokol kesehatan yang harus diterapkan selama Pilkada tersebut ke semua pihak.

Baca Juga :  Menuju Zona Hijau Covid-19, Legislator Dorong Pemkot Semarang Gencarkan Uji Swab dan Rapid Test Massal

Semua itu dilakukan, menurut Rofiuddin, demi kelancaran jalannya rangkaian Pilkada yang tetap aman dari Covid-19.

Tidak hanya Bawaslu, KPU, partai pengusung, pasangan calon saja anjuran tersebut diberlakukan. Namun, menurut Rofiuddin, hal itu berlaku bagi semua pihak.

Manurut Rofi, sapaan akrabnya, kesiapan Pilkada harus disengkuyung oleh semua kalangan masyarakat, agar Indonesia menjadi negara yang baik.

“Dan pemimpin yang terpilih nantinya mampu memegang amanah untuk menjadikan daerahnya aman sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga :  Ribuan E-KTP di Blora Segera Didistribusikan Hingga ke Desa

Rofiuddin menjabarkan, Pilkada serentak di Jateng tahun 2020 ini diikuti empat kota dan 17 Kabupaten yang terdiri dari Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Solo dan Kota Pekalongan.

Selain itu ada Kabupaten Semarang, Kabupaten Blora, Demak, Boyolali, Grobogan, Kebumen, Kendal, Klaten, Pemalang, Purbalingga, Purworejo dan Kabupaten Rembang.

Selanjutnya adalah Kabupaten Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, Wonosobo dan Kabupaten Pekalongan. wandani