JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Belum Juga Mendaftar, Pasangan Sukiman-Iriyanto Dilaporkan Malah Kirim Utusan Tanyakan Perpanjangan Pendaftaran ke KPU. Rekomendasi PKS Masih Misteri

Minarso. Foto/Wardoyo
Minarso. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski sudah mengantongi rekomendasi dari Partai Gerindra, pasangan Sukiman-Iriyanto belum juga terlihat mendaftar ke KPU di hari terakhir pendaftaran, Minggu (6/9/2020).

Hingga malam ini pukul 19.30 WIB, belum ada kabar soal rencana pendaftaran pasangan itu. Namun, siang tadi, ada utusan atas nama Sukiman yang dikabarkan mendatangi KPU untuk menanyakan mekanisme perpanjangan pendaftaran paslon.

Ketua KPU Sragen, Minarso mengatakan sampai malam ini pukul 19.30 WIB, belum ada calon selain Yuni-Suroto yang mendaftar ke KPU. Soal Sukiman-Iriyanto yang sebelumnya dikabarkan berencana mendaftar di hari terakhir, juga belum ada perkembangannya.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

“Belum ada yang daftar lagi. Tapi siang tadi jam 14.00 WIB, ada utusan dari pribadi Pak Sukiman yang datang ke KPU. Intinya menanyakan perpanjangan masa pendaftaran,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (6/9/2020).

Sedangkan dari perwakilan parpol lain, hingga kini belum ada yang datang ke KPU. Pun dengan dua partai terakhir pemilik kursi, Gerindra dan PKS, Minarso menyebut hingga malam ini belum ada yang datang atau berkonsultasi soal pendaftaran.

Minarso juga memastikan hingga malam ini, paslon yang mendaftar ke KPU baru Yuni-Suroto.

Baca Juga :  Dewan Rakyat Jelata Sragen Geruduk Kejaksaan Desak Kasus Dugaan Tipikor di DPUPR Diusut Tuntas. Kajari Isyaratkan Segera Panggil Kepala DPUPR!

Meski demikian, KPU masih tetap menunggu sampai batas akhir pendaftaran ditutup dinihari nanti, Minggu (6/9/2020) pukul 24.00 WIB atau 00.00 WIB.

Di sisi lain, hingga kini rekomendasi PKS yang dibidik untuk koalisi mengusung Sukiman-Iriyanto juga belum ada kabar. Ketua DPD PKS Sragen, Idris Burhanudin belum bisa dikonfirmasi dan HPnya menunjukkan nada dialihkan.

Sementara, Sukiman juga belum bisa dimintai konfirmasi perihal rekomendasi dan kepastiannya mendaftar ke KPU. Nomor HPnya tidak aktif ketika berkali-kali dihubungi. Wardoyo